Untuk Mobilitas Tingkatkan Nilai Ekonomi, Warga Desa Pajeruan Gotong Royong Bangun Jalan Rabat Beton

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:08

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Suara Madura News – Pembangunan rabat beton secara swadaya dan gotong royong adalah wujud luar biasa dari semangat kebersamaan warga Desa Pajeruan Kecamatan Kadungdung. Langkah ini secara signifikan mampu memperlancar mobilitas, menekan risiko kecelakaan, dan meningkatkan nilai ekonomi di lingkungan setempat.

Perbaikan jalan lingkungan menggunakan campuran semen, pasir, dan kerikil yang didanai hasil dari sumbangan dan dikerjakan bersama-sama oleh warga, hal tersebut dilakukan karena jalan Poros desa Pajeruan sudah lama tidak dapatkan perhatian oleh pemdes Pajeruan atau pemkab Sampang.

Baca Juga :  Sejumlah Siswa Diare Setelah Makan MBG Sajian SPPG Syita Ananta Talang Saronggi

Seperti apa yang disampaikan Salah Satu Warga H Nur Hasan mengatakan, “Ini hasil dari sumbangan warga, untuk pembangunan rabat beton secara swadaya, awalnya jalan kami rusak parah tidak bisa dilalui oleh warga, kami berinisiatif bergotong royong,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada yang nyumbang 500 ribu bahkan sampai 1 juta dari hasil itulah jalan ini bisa kami bangun, dari dulu Dana Desa Tidak Pernah ada di dusun lek kolek ini,” katanya.

Kami berharap Pemdes Ataupun Pemkab Ada perhatian pada desa kami karena desa Pajeruan ini juga bagian dari Kabupaten Sampang, harapnya

Baca Juga :  Upacara Penghargaan dan PTDH, Polres Sumenep Perkuat Komitmen Integritas dan Disiplin Anggota

Adapun warga lainya ustad Jadi Juga Menyampaikan, ” Kami kumpulkan dana hasil dari sumbangan warga, harapan kita bisa membangun jalan rabat beton dengan panjang 600 M namun sekarang masih bisa dengan panjang 400 M kami berharap pada pemerintah untuk bisa memberikan bantuannya, ujarnya berharap

“Sudah banyak pembangunan jalan rabat beton di bangun secara swadaya tanpa harus menunggu uluran tangan pemerintah sampang,” tukasnya.

Penulis : Far

Editor : EM

Berita Terkait

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur
Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian
Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa
Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti
Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di SDN Kolor 2
Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Warga Camplong Laporkan Hasanah ke Polres Sampang, Libas88 Desak Penanganan Secara Profesional
Curanmor Gagal Beraksi, Dua Warga Sukajeruk Dibekuk Unit Reskrim Polsek Masalembu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:26

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49

Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:25

Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa

Senin, 27 Juli 2026 - 20:00

Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13

Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen

Berita Terbaru