SAMPANG, Suara Madura News – Pembangunan rabat beton secara swadaya dan gotong royong adalah wujud luar biasa dari semangat kebersamaan warga Desa Pajeruan Kecamatan Kadungdung. Langkah ini secara signifikan mampu memperlancar mobilitas, menekan risiko kecelakaan, dan meningkatkan nilai ekonomi di lingkungan setempat.
Perbaikan jalan lingkungan menggunakan campuran semen, pasir, dan kerikil yang didanai hasil dari sumbangan dan dikerjakan bersama-sama oleh warga, hal tersebut dilakukan karena jalan Poros desa Pajeruan sudah lama tidak dapatkan perhatian oleh pemdes Pajeruan atau pemkab Sampang.
Seperti apa yang disampaikan Salah Satu Warga H Nur Hasan mengatakan, “Ini hasil dari sumbangan warga, untuk pembangunan rabat beton secara swadaya, awalnya jalan kami rusak parah tidak bisa dilalui oleh warga, kami berinisiatif bergotong royong,” ucapnya.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ada yang nyumbang 500 ribu bahkan sampai 1 juta dari hasil itulah jalan ini bisa kami bangun, dari dulu Dana Desa Tidak Pernah ada di dusun lek kolek ini,” katanya.
Kami berharap Pemdes Ataupun Pemkab Ada perhatian pada desa kami karena desa Pajeruan ini juga bagian dari Kabupaten Sampang, harapnya
Adapun warga lainya ustad Jadi Juga Menyampaikan, ” Kami kumpulkan dana hasil dari sumbangan warga, harapan kita bisa membangun jalan rabat beton dengan panjang 600 M namun sekarang masih bisa dengan panjang 400 M kami berharap pada pemerintah untuk bisa memberikan bantuannya, ujarnya berharap
“Sudah banyak pembangunan jalan rabat beton di bangun secara swadaya tanpa harus menunggu uluran tangan pemerintah sampang,” tukasnya.
Penulis : Far
Editor : EM










