Diduga Dua Kali Setubuhi Pelajar 17 Tahun, Pemuda Sumenep Akhirnya Dibekuk Polisi

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 11 September 2026 - 07:44

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Suara Madura News – Satreskrim Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan perkosaan dan percabulan terhadap seorang pelajar berusia 17 tahun. Seorang pemuda berinisial DAP (22), warga Kecamatan Kota Sumenep, kini harus mendekam di balik jeruji besi setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus yang menggemparkan ini terungkap setelah orang tua korban menemukan percakapan mencurigakan antara anaknya dengan tersangka melalui aplikasi komunikasi. Dari percakapan tersebut, keluarga korban menduga telah terjadi hubungan seksual yang melibatkan putrinya.

Merasa ada yang tidak beres, orang tua korban langsung menjemput anaknya dari sebuah pondok pesantren di Kabupaten Pamekasan. Setelah dimintai keterangan, korban mengaku telah mengalami tindakan persetubuhan yang diduga dilakukan oleh tersangka.

Berdasarkan hasil penyidikan awal, perbuatan tersebut diduga terjadi sebanyak dua kali, yakni pada November 2023 dan April 2026 di wilayah Kecamatan Kota Sumenep.

Laporan kemudian dilayangkan ke Polresta Sumenep dengan Nomor LP/B/307/IX/2026/SPKT/POLRESTA SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 8 September 2026. Tak butuh waktu lama, polisi bergerak dan mengamankan tersangka di rumahnya pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Selain mengamankan pelaku, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut guna memperkuat proses pembuktian.

Baca Juga :  Ribuan ASN dan Masyarakat Padati Madura Berselawat, Bupati Fauzi Ajak Perkuat Ukhuwah dan Persatuan

Kasat Reskrim Kompol Bambang Tri Sutrisno menegaskan bahwa tersangka telah menjalani pemeriksaan dan penahanan.

“Tersangka telah dilakukan pemeriksaan dan penahanan. Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Kompol Bambang.

Dalam kasus ini, penyidik menerapkan Pasal 473 ayat (1), ayat (2) huruf b, ayat (3) huruf a, ayat (9), serta Pasal 415 huruf b KUHP.

“Penanganan perkara dilakukan dengan mengedepankan perlindungan terhadap korban, termasuk menjaga kerahasiaan identitas korban selama proses hukum berlangsung,” pungkasnya.

 

Penulis : Ifan

Editor : ZR

Berita Terkait

Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026
Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3
Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar
Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspada
Kuasa Hukum Apresiasi Polresta Sumenep, Terlapor Kasus Dugaan Pencabulan Diamankan
Semarak Hari Santri 2026, Festival Banjari Piala DRT The Big Family Gaungkan Syiar Islam di Sumenep
Proyek Rehabilitasi SDN Taman 1 Sampang Senilai Rp398 Juta Disorot, Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan
Adira Finance Gugat Nasabah di PA Sumenep, Tergugat Ajukan Perdamaian Lewat Pelunasan Penuh

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:39

Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:30

Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37

Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:46

Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspada

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:56

Kuasa Hukum Apresiasi Polresta Sumenep, Terlapor Kasus Dugaan Pencabulan Diamankan

Berita Terbaru