Diduga Lakukan Kekerasan Seksual dan Pemaksaan Aborsi, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Ke Bareskrim Polri

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Suara Madura News – Seorang oknum anggota polisi yang bertugas di Kabupaten Sumenep dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh kuasa hukum seorang perempuan yang mengaku menjadi korban dugaan kekerasan seksual dan pemaksaan aborsi.

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh tim kuasa hukum korban ke Bareskrim Polri di Jakarta. Mereka meminta agar kasus yang menyeret nama oknum aparat penegak hukum tersebut diproses secara serius dan transparan.

Kuasa hukum korban Moh. Faqih menyampaikan bahwa kliennya mengaku mengalami tekanan dan perlakuan tidak semestinya yang diduga dilakukan oleh oknum polisi tersebut. Selain dugaan kekerasan seksual, korban juga mengaku dipaksa untuk melakukan aborsi.

“Klien kami mengaku mengalami tekanan yang luar biasa. Karena itu kami mengambil langkah hukum dengan melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri agar mendapat penanganan yang objektif,” ujar kuasa hukum korban kepada awak media, Jum’at (13/3/2026).

Menurutnya, langkah melaporkan kasus ini ke tingkat pusat dilakukan untuk memastikan penanganan perkara berjalan profesional serta memberikan rasa keadilan bagi korban.

Sementara itu, pihak kuasa hukum juga berharap Polri dapat memberikan perhatian serius terhadap laporan tersebut, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap oknum anggota yang diduga terlibat.

Baca Juga :  Diduga Rem Blong, Mobil Pickup Terperosok Ke Jurang Galian C di Pragaan Sumenep, Sopir Meninggal Dunia

“Harapan kami tentu agar proses hukum berjalan transparan dan tidak ada upaya menutup-nutupi. Semua pihak harus sama di mata hukum,” tambahnya.

Kasus ini pun menjadi perhatian publik di Sumenep. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas perkara tersebut serta memberikan perlindungan kepada korban.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait laporan yang dilayangkan ke Bareskrim Polri tersebut.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Sumenep Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
Perbaikan Jembatan di Depan SPBU Pakandangan Bluto Makan Korban, Lima Pengendara Dilaporkan Terjatuh
Video Syur di Omben, Polres Sampang Pastikan Berjalan Sesuai Prosedur
Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan, Inspektorat Sumenep Janji Usut Tuntas
Minimnya Rambu Perbaikan Jembatan di Depan SPBU Pakandangan Bluto Dikeluhkan, Banyak Pengendara Jadi Korban
Momentum Harpitnas, Wabup Sumenep: Generasi Muda Harapan Masa Depan Bangsa
Satlantas Polres Sumenep Gelar Binluh Masyarakat di Pragaan, Tekan Pelanggaran dan Laka Lantas
ACCESS Kantongi Data Status Gizi Anak Dan Segera Identifikasi Keberhasilan MBG

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:45 WIB

Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Sumenep Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:05 WIB

Perbaikan Jembatan di Depan SPBU Pakandangan Bluto Makan Korban, Lima Pengendara Dilaporkan Terjatuh

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:31 WIB

Video Syur di Omben, Polres Sampang Pastikan Berjalan Sesuai Prosedur

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:20 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan, Inspektorat Sumenep Janji Usut Tuntas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:25 WIB

Minimnya Rambu Perbaikan Jembatan di Depan SPBU Pakandangan Bluto Dikeluhkan, Banyak Pengendara Jadi Korban

Berita Terbaru