Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:37

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Suara Madura News – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan yang aman, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Aksi Mutu dan Keselamatan Pasien bertajuk “Gebyar 3M: Mutu, Mantap, Meriah” yang digelar selama lima hari, mulai 4 hingga 8 Juni 2026, di Ruang Pertemuan Lantai 3 RSUD setempat.

Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran, evaluasi, sekaligus penguatan budaya mutu bagi seluruh tenaga kesehatan dan unsur manajemen rumah sakit.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi individu, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antarunit dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan aman bagi pasien.

Gebyar 3M melibatkan seluruh unsur pelayanan rumah sakit, mulai dari tenaga medis, perawat, tenaga penunjang kesehatan, hingga jajaran manajemen. Berbagai lomba dan simulasi edukatif digelar untuk memperkuat pemahaman sekaligus penerapan standar pelayanan kesehatan secara lebih efektif.

Ketua panitia, Yenny Tri Suci menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Akhirnya SPPG Pakamban Laok 2 Disuspend BGN, Imbas Banyak Keluhan Wali Murid dan Guru

“Mutu pelayanan dan keselamatan pasien bukan hanya tanggung jawab satu bidang, tetapi seluruh unsur di rumah sakit, karena itu, semua tenaga kesehatan harus memiliki pemahaman, keterampilan dan komitmen yang sama dalam menerapkan standar keselamatan pasien,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, melainkan sarana pembelajaran yang aplikatif. Sejumlah keterampilan dasar seperti Bantuan Hidup Dasar (BHD), penggunaan spill kit, hingga kepatuhan cuci tangan enam langkah menjadi fokus pelatihan yang terus ditekankan.

“Keterampilan ini sangat penting agar petugas siap menghadapi kondisi kegawatdaruratan dengan cepat, tepat, dan sesuai prosedur,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa rumah sakit modern dituntut tidak hanya memberikan pelayanan cepat, tetapi juga menjamin kesehatan pasien melalui standar yang konsisten.

“Keselamatan pasien adalah indikator utama keberhasilan pelayanan kesehatan. Budaya mutu harus menjadi kebiasaan dalam setiap aktivitas pelayanan,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, Gebyar 3M juga menghadirkan berbagai lomba edukatif, seperti praktik Bantuan Hidup Dasar (BHD), penggunaan spill kit, praktik cuci tangan enam langkah, serta cerdas cermat seputar mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

Baca Juga :  Polantas Menyapa, Satlantas Polres Sumenep Sosialisasikan Pentingnya Berlalu Lintas

Antusiasme peserta terlihat tinggi karena kegiatan ini tidak hanya bersifat kompetitif, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman antarunit layanan.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyati, menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi.

“Keberhasilan rumah sakit tidak hanya diukur dari jumlah pasien, tetapi dari kemampuan memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan sesuai standar,” tandasnya.

Ia menegaskan, Gebyar 3M merupakan bentuk nyata komitmen rumah sakit dalam memperkuat sumber daya manusia serta budaya keselamatan pasien.

“Kami ingin seluruh civitas rumah sakit memiliki semangat yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan profesionalisme dan kepatuhan terhadap standar mutu,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa peningkatan mutu harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya kegiatan seremonial.

Nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan dalam pelayanan sehari-hari sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Tujuan utamanya adalah memberikan rasa aman dan kepuasan bagi pasien yang mempercayakan layanan kesehatannya kepada RSUD dr. H. Moh. Anwar,” pungkasnya.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur
Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian
Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa
Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti
Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di SDN Kolor 2
Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Warga Camplong Laporkan Hasanah ke Polres Sampang, Libas88 Desak Penanganan Secara Profesional
Curanmor Gagal Beraksi, Dua Warga Sukajeruk Dibekuk Unit Reskrim Polsek Masalembu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:26

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49

Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:25

Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa

Senin, 27 Juli 2026 - 20:00

Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13

Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen

Berita Terbaru