SUMENEP, Suara Madura News – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep kembali menggelar kegiatan Polantas Menyapa yang dirangkai dengan penempelan stiker Call Center Polri sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran berlalu lintas.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (8/7/2026) mulai pukul 08.39 WIB tersebut dilaksanakan di dua titik strategis, yakni Terminal Arya Wiraraja dan Pasar Anom Sumenep. Kegiatan dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Sumenep bersama personel Unit Kamsel Satlantas Polres Sumenep.
Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Beny Kuncoro, mengatakan bahwa kegiatan Polantas Menyapa merupakan program yang bertujuan membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus memberikan akses cepat kepada warga untuk memperoleh bantuan kepolisian melalui layanan Call Center Polri.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui kegiatan ini kami ingin semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat. Penempelan stiker Call Center Polri dilakukan agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan kepolisian ketika membutuhkan bantuan, menyampaikan informasi, maupun melaporkan kejadian yang memerlukan penanganan cepat,” ujar AKP Beny Kuncoro.
Menurutnya, keberadaan stiker Call Center Polri di lokasi-lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pemahaman warga mengenai saluran komunikasi resmi kepolisian.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri secara optimal. Selain itu, kegiatan Polantas Menyapa juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan disiplin dan kesadaran berlalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas juga berinteraksi langsung dengan para pengemudi, pedagang, dan pengunjung pasar untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Program ini merupakan bagian dari implementasi Mahameru Lantas yang mengusung semangat ‘Mewujudkan harmoni masyarakat yang empati, responsif dan unggul dalam berlalu lintas.’
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti.
Penulis : ZR
Editor : EM










