SUMENEP, Suara Madura News – Proyek perbaikan jembatan di depan SPBU Pakandangan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, dikeluhkan warga. Pasalnya, minimnya rambu-rambu peringatan dan penerangan di lokasi perbaikan diduga menyebabkan sedikitnya lima pengendara mengalami kecelakaan dalam beberapa hari terakhir.
Lokasi perbaikan yang berada di jalur utama tersebut dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari. Kondisi jalan yang menyempit serta material proyek yang berserakan membuat pengendara roda dua kesulitan melintas dengan aman.
Salah seorang warga sekitar, Asmuni mengatakan, para korban rata-rata terjatuh saat melintas di area proyek karena tidak adanya tanda peringatan yang jelas. Bahkan, beberapa pengendara mengalami luka berat hingga harus mendapatkan perawatan.
“Kalau malam sangat gelap dan tidak ada tanda bahaya yang jelas. Sudah ada sekitar lima orang jatuh di lokasi itu,” ujarnya.
Warga berharap pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait segera memasang rambu-rambu lalu lintas, lampu penerangan, serta petugas pengatur jalan demi menghindari jatuhnya korban berikutnya.
Selain itu, masyarakat meminta proses pengerjaan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan pengguna jalan, mengingat akses tersebut merupakan jalur vital yang ramai dilalui kendaraan setiap hari.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek terkait insiden yang menimpa para pengendara tersebut.
Penulis : ZR
Editor : EM









