Indra Wahyudi, Kepala Diskominfo Sumenep Terseret Dua Kasus Besar, Dinilai Terlalu Sibuk Pencitraan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:36

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dishubkominfo Sumenep Indra Wahyudi

Kepala Dishubkominfo Sumenep Indra Wahyudi

SUMENEP, Suara Madura News – Nama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, kembali menjadi sorotan publik. Ia disebut-sebut terseret dalam dua kasus besar yang kini ramai diperbincangkan di tengah masyarakat.

Isu tersebut mencuat setelah sejumlah pihak menilai bahwa Indra Wahyudi lebih fokus pada aktivitas pencitraan ketimbang memberikan klarifikasi secara terbuka terhadap persoalan yang berkembang. Kritik pun bermunculan, baik di ruang publik maupun media sosial.

Salah satu kasus yang dikaitkan dengan namanya adalah dugaan persoalan dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep. Selain itu, ia juga disebut pernah tersandung persoalan proyek sebelum menjabat sebagai Kepala Diskominfo. Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang menetapkan status hukum terhadap yang bersangkutan.

Salah satu Aktivis muda Sumenep, Fathurrahman meminta agar pihak terkait segera memberikan penjelasan yang transparan agar tidak menimbulkan spekulasi liar.

“Jika memang tidak terlibat, sebaiknya disampaikan secara terbuka agar publik tidak terus bertanya-tanya,” ujarnya.

Baca Juga :  Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M

Di sisi lain, sejumlah pendukung Indra Wahyudi menilai tudingan tersebut perlu dibuktikan secara hukum dan tidak boleh hanya berdasarkan opini. Mereka mengingatkan agar asas praduga tak bersalah tetap dijunjung tinggi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep terkait tudingan tersebut.

Publik kini menunggu klarifikasi langsung dari Indra Wahyudi guna menjawab berbagai spekulasi yang berkembang serta memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Sumenep tetap berjalan kondusif.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur
Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian
Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa
Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti
Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di SDN Kolor 2
Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Warga Camplong Laporkan Hasanah ke Polres Sampang, Libas88 Desak Penanganan Secara Profesional
Curanmor Gagal Beraksi, Dua Warga Sukajeruk Dibekuk Unit Reskrim Polsek Masalembu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:26

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49

Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:25

Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa

Senin, 27 Juli 2026 - 20:00

Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13

Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen

Berita Terbaru