Akhirnya SPPG Pakamban Laok 2 Disuspend BGN, Imbas Banyak Keluhan Wali Murid dan Guru

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026 - 03:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Suara Madura News – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan mensuspend atau memberhentikan sementara sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.

Kebijakan itu diambil menyusul banyaknya temuan dugaan persoalan roti berjamur, buah busuk dan berbelatung/ulat, lauk basi, hingga keluhan dari penerima manfaat yang dinilai tidak sesuai standar kualitas.

Dengan hal itu, Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, melakukan penghentian sementara sebagai bagian dari mekanisme pengendalian mutu yang tidak bisa ditawar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak mentolerir penyimpangan standar pangan dalam program ini. Setiap temuan langsung ditindak dengan penghentian operasional sementara untuk evaluasi menyeluruh,” ujarnya, di Jakarta, seperti dikutip CNBC Indonesia, Sabtu (28/2) kemarin.

Berdasarkan infografis yang diterima media ini dari sumber tangkapan layar story WhatsApp, data dapur SPPG yang disuspend di beberapa provinsi, di antaranya Banten ada 2, DKI Jakarta ada 1, Jawa Barat ada 7, Jawa Tengah ada 3, Kalimantan Barat ada 2, Kepulauan Riau ada 1, dan Jawa Timur ada 17.

Baca Juga :  Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Satlantas Polres Sumenep Gelar Ramp Check Kendaraan Angkutan Umum

Dari jumlah tersebut, Jawa Timur menjadi pembahasan paling menonjol dengan total 17 SPPG yang diberhentikan sementara.

Di Jawa Timur, dapur yang disuspend tersebar di sejumlah daerah seperti Nganjuk, Ngawi, Bojonegoro, Jember, Situbondo, Banyuwangi, Madiun, hingga Sumenep.

Untuk wilayah Sumenep sendiri, terdapat empat SPPG yang masuk daftar suspend, yakni:

– SPPG Sumenep, Batang-Batang, Batang-Batang Daya 2
– SPPG Sumenep, Pragaan, Pakamban Laok 2
– SPPG Sumenep, Lenteng, Lenteng Timur 2
– SPPG Sumenep, Dungkek, Jadung

Sorotan paling tajam mengarah ke SPPG Pakamban Laok 2, Kecamatan Pragaan, yang dikelola oleh Yayasan Bumi Asfan Abadi.

Baca Juga :  Banyaknya Laporan Menu MBG Tak Layak Konsumsi, Ketua DPRD Sumenep Akan Sidak SPPG

Dapur tersebut diduga bermasalah setelah menu MBG yang disalurkan disebut-sebut membuat sejumlah guru dan siswa mengalami diare.

Tak hanya itu, sejumlah wali murid Raudlatul Athfal (RA) juga sempat melakukan penolakan terhadap menu MBG karena dinilai tidak layak dikonsumsi. Penolakan itu mencuat setelah beredar keluhan terkait kualitas makanan yang diterima siswa.

Perkembangan terbaru, dalam paket MBG kering yang dibagikan, ditemukan roti berjamur. Temuan tersebut dikeluhkan sejumlah wali murid/orang tua siswa dan kembali memicu pertanyaan publik terkait pengawasan mutu dan standar keamanan pangan dalam program tersebut.

Dengan langkah suspend oleh BGN tersebut sebagai bentuk evaluasi menyeluruh guna memastikan program MBG berjalan sesuai standar gizi, higienitas, serta keamanan pangan. Sehingga masyarakat pun mendesak adanya transparansi hasil evaluasi serta jaminan kualitas sebelum distribusi MBG kembali dilakukan.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Tak Boleh Ada Tekanan! Ketua IWO Sumenep Kecam Dugaan Intimidasi Terhadap Guru dalam Program MBG
Pasca Disuspend BGN, SPPG Lenteng Timur 3 Antar MBG Saat Siswa Sudah Pulang
Tujuh Fraksi Laporkan Hasil Reses II 2026 di Rapat Paripurna DPRD Sumenep
Ramai di Medsos 1 April 2026, Isu Kenaikan BBM Beredar, Pertamina: Belum Ada Pengumuman Secara Resmi
Polantas Menyapa: Satlantas Polres Sumenep Edukasi Masyarakat Pentingnya Tertib Berlalu Lintas
Pantai Slopeng Kembali Dapat Keluhan Dari Pengunjung, Sampah Berserakan, Tiket Mahal
Bupati Sumenep Terbitkan SE Nomor 17 Tahun 2026, Terapkan “Jum’at Tanpa BBM”
Keluar Aroma Gas Mirip Belerang, Sumur Bor di Peragaan Sumenep Dihentikan

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 06:28 WIB

Tak Boleh Ada Tekanan! Ketua IWO Sumenep Kecam Dugaan Intimidasi Terhadap Guru dalam Program MBG

Rabu, 1 April 2026 - 06:16 WIB

Pasca Disuspend BGN, SPPG Lenteng Timur 3 Antar MBG Saat Siswa Sudah Pulang

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:00 WIB

Tujuh Fraksi Laporkan Hasil Reses II 2026 di Rapat Paripurna DPRD Sumenep

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ramai di Medsos 1 April 2026, Isu Kenaikan BBM Beredar, Pertamina: Belum Ada Pengumuman Secara Resmi

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:01 WIB

Polantas Menyapa: Satlantas Polres Sumenep Edukasi Masyarakat Pentingnya Tertib Berlalu Lintas

Berita Terbaru