Sudah Jadi Tersangka Terduga Pelaku Penganiayaan, Kluarga Korban Menemukan Titik Terang

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:20

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Suara Madura News – Sempat tak kunjung ada kepastian hukum dan rasa was was yang menghantui keluarga korban (pelapor), Hamdi (34), Pemuda Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur akhirnya keluarga korban sedikit bisa bernafas lega.

Pasalnya, proses pidana terduga pelaku penganiayaan dinilai keluarga korban terbilang ribet. Indikasi kejanggalannya, sudah tampak ada bukti luka pada korban dan sudah dilakukan visum, tapi terduga pelaku tak kunjung jadi tersangka.

Akan tetapi, secara mengejutkan penyidik pembantu Polsek Lenteng melakukan gelar perkara kasus dugaan penganiayaan di Mapolres Sumenep pada Jumat (29/5/2026). Hasil gelar perkara membuktikan jika terduga pelaku penganiayan berinisial H, warga Desa Gelugur, Kecamatan Batuan, Sumenep sudah terpenuhi dua alat bukti untuk ditetapkan sebagai tersangka.

Akibatnya tersangka dijerat pasal 466 ayat (1) KUHP Nasional UU No.1/2023 tentang tindak pidana penganiayaan. Akhirnya langkah kepolisian mendapat apresiasi dari pihak keluarga korban. Meski lambat tapi polisi berani bersikap tegas dalam menegakkan hukum.

“Terima kasih Pak Polisi karena sedikit banyak keluarga sudah menemukan titik terang dalam perkara tersebut. Sudah menemukan secercah harapan akan keadilan hukum. Termasuk kepada teman-teman dan pihak-pihak yang selama sudi membantu kami,” ujar kakak korban bernama Mistari.

Baca Juga :  THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam dan LPBH NU Sumenep Desak Pemkab Bertindak atau Hadapi Aksi Massa

Jujur, kata Mistari, awalnya keluarganga kecewa pada kepolisian lantaran tak kunjung ada kejelasan atas perkara yang menimpa adik kandungnya. Alotnya mediasi antara adiknya selaku korban dengan terlapor hingga berujung gagalnya mediasi kedua belah pihak.

“Beruntung kasus adiknya mendapat sorotan tajam dari kalangan aktivis dan insan pers. Sehingga, pemberitaan media ikut membantu dalam proses perkembangan kasus dugaan penganiayaan tersebut. Hingga kasus tersebut viral,” akunya dengan bangga atas kepedulian teman-teman media.

Penulis : Ifan

Editor : EM

Berita Terkait

Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026
Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3
Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar
Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspada
Kuasa Hukum Apresiasi Polresta Sumenep, Terlapor Kasus Dugaan Pencabulan Diamankan
Semarak Hari Santri 2026, Festival Banjari Piala DRT The Big Family Gaungkan Syiar Islam di Sumenep
Proyek Rehabilitasi SDN Taman 1 Sampang Senilai Rp398 Juta Disorot, Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan
Adira Finance Gugat Nasabah di PA Sumenep, Tergugat Ajukan Perdamaian Lewat Pelunasan Penuh

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:39

Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:30

Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37

Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:46

Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspada

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:56

Kuasa Hukum Apresiasi Polresta Sumenep, Terlapor Kasus Dugaan Pencabulan Diamankan

Berita Terbaru