ACCESS Kantongi Data Status Gizi Anak Dan Segera Identifikasi Keberhasilan MBG

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:49

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Suara Madura News – Tim Peneliti Academic & Social Studies (ACCESS) telah mengantongi data status gizi anak untuk dijaadikan bahan dalam agenda penelitian “Pengaruh Program MBG terhadap status gizi anak”. Data tersebut diperoleh langsung dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan pada Selasa (19/5/26).

Ahli Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Anis Faizah, S.Gz.,M.Si mengatakan pemberian data itu sebagai bentuk dukungan agar penelitian tersebut berdampak terhadap pola hidup masyarakat dan langkah kebijakan pemerintah. Ia pun berharap agar masyarakat terutama anak-anak terbiasa dengan pola makan yang sehat guna meningkatkan status gizi.

“Harapannya anak-anak bisa makan sayur. Karena selama ini banyak sisa makanan banyak terbuang. Semoga penelitian memberikan pesan dan memotivasi anak-anak untuk terbiasa dengan pola makan yang sehat. Kemudian menu juga variatif dan enak agar makanan tidak terbuang”, harapnya.

Lebih lanjut, Anis Faizah menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya diukur dari tersalurkannya makanan kepada anak-anak, tetapi juga dari perubahan perilaku konsumsi pangan sehari-hari. Menurutnya, edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara sekolah, orang tua, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah agar anak-anak semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini.

Sementara itu, tim peneliti ACCESS yang diwakili oleh Imam Ghazali, S.Kep., Ns., M.Kep. menyampaikan bahwa pengumpulan dan analisis data status gizi anak akan menjadi langkah penting untuk mengidentifikasi dampak nyata pelaksanaan MBG di Kabupaten Pamekasan. Melalui penelitian tersebut, diharapkan dapat diketahui tingkat keberhasilan program dalam menurunkan risiko gizi kurang maupun stunting, sekaligus menjadi dasar rekomendasi bagi pengembangan kebijakan gizi anak yang lebih efektif dan tepat sasaran di masa mendatang.

Baca Juga :  Seorang Lansia Warga di Ditemukan Meninggal Dalam Sumur

“Tentunya ini menjadi daya tarik bagi kami sebagai peneliti untuk menyelesaikan agenda penelitian status gizi anak sebelum dan sesudah program MBG, agar menjadi bahan evaluasi dan pengambilan kebijakan dalam program peningkatan gizi”, ujar Dosen Keperawatan yang sekaligus Ketua Tim Peneliti itu.

Penulis : Zr

Editor : EM

Berita Terkait

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur
Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian
Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa
Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti
Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di SDN Kolor 2
Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Warga Camplong Laporkan Hasanah ke Polres Sampang, Libas88 Desak Penanganan Secara Profesional
Curanmor Gagal Beraksi, Dua Warga Sukajeruk Dibekuk Unit Reskrim Polsek Masalembu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:26

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49

Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:25

Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa

Senin, 27 Juli 2026 - 20:00

Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13

Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen

Berita Terbaru