SUMENEP, Suara Madura News – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep kembali menggelar lomba baca puisi dan pidato tingkat se-Madura. Kegiatan tahunan tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk menumbuhkan semangat nasionalisme serta mengenang jasa-jasa Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, agenda tahunan bertajuk Lomba Baca Puisi Karya si Bung dan Lomba apidato Gaya Bung Karno yang merebutkan Piala Bupati ini semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu event literasi, budaya, dan kebangsaan terbesar se-Madura, yang terbuka bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum dari seluruh wilayah Madura.
Bertempat di Pendopo Agung Keraton Sumenep, kegiatan ini menjadi panggung bergengsi bagi generasi muda Madura untuk menampilkan bakat, keberanian berbicara, serta semangat kebangsaan melalui seni puisi dan pidato.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Pendaftaran dibuka secara gratis mulai 5 Mei hingga 7 Juni 2026, dengan jumlah peserta terbatas.
Ketua IWO Sumenep, Imam Mustain R, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menjaga api perjuangan Bung Karno tetap hidup di tengah generasi muda.
“Selama empat tahun berturut-turut, kegiatan ini menjadi ruang inspiratif bagi generasi muda Madura untuk belajar berani berbicara, berpikir kritis, dan memahami nilai perjuangan bangsa. Ini bukan sekadar perlombaan, tetapi gerakan literasi kebangsaan,” ujar Imam, Rabu (12/5/2026).
Menurutnya, Pulau Madura memiliki banyak generasi potensial yang perlu terus didorong agar tampil percaya diri dan memiliki karakter kuat.
“Kami ingin anak-anak muda dan Masyarakat Madura tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki semangat nasionalisme, keberanian menyampaikan gagasan, dan kecintaan terhadap persatuan Indonesia,” tegasnya.
Lomba baca puisi karya Bung Karno dijadwalkan berlangsung pada 9 Juni 2026, sementara lomba pidato Gaya Bung Karno akan digelar pada 10 Juni 2026.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan penghargaan bagi para pemenang berupa: Piala, Piagam penghargaan dan Uang pembinaan dengan nilai Jutaan Rupiah.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap lahirnya generasi muda Madura yang berprestasi, berani, dan berjiwa nasionalis.
Melalui perpaduan seni, sejarah, budaya, dan pendidikan karakter, IWO Sumenep berharap kegiatan ini mampu menjadi magnet besar bagi masyarakat Madura sekaligus melahirkan generasi penerus bangsa yang kuat secara intelektual dan ideologis.
“Bulan Bung Karno harus menjadi momentum untuk menyalakan kembali semangat perjuangan, persatuan, dan keberanian generasi muda. Dari Madura, kami ingin lahir pemimpin masa depan yang cerdas, berkarakter, dan cinta Indonesia,” pungkasnya.
Penulis : ZR
Editor : EM









