Kasus Dugaan Penganiayaan Warga Desa Meddelan Lenteng Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Bukti Kuat

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:16

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi buatan Ia

Foto ilustrasi buatan Ia

SUMENEP, Suara Madura News — Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Hamdi seorang warga Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, kini resmi naik ke tahap penyidikan. Penyidik kepolisian disebut telah mengantongi sejumlah bukti kuat untuk mengungkap perkara tersebut.

Kasus yang sempat menjadi perhatian masyarakat itu sebelumnya ditangani dalam tahap penyelidikan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta pengumpulan alat bukti, aparat kepolisian akhirnya meningkatkan status penanganan perkara ke tahap penyidikan.

Kanit Reskrim Polsek Lenteng, Bripka A. Andrianto, menyampaikan bahwa peningkatan status tersebut dilakukan setelah ditemukan dua alat bukti beserta hasil visum sudah terpenuhi unsur pidanya, kasus tersebut sudah naik ke tingkat penyidikan. Dan adanya unsur pidana dalam peristiwa dugaan penganiayaan tersebut.

“Iya mas, kasusnya sudah naik sidik,” ujarnya. Kamis (7/5/26).

Menurutnya, pasca melakukan penyelidikan terdapat beberapa saksi yang mengakui bahwa Hamdi luka dipelipis mata karena dipukul orang. Bahkan, dugaan kuat pemukulan itu didukung oleh hasil visum.

Baca Juga :  Simpan Sabu dan Bong, Warga Manding Diciduk Satresnarkoba Polresta Sumenep

“Untuk hasil visumnya juga sudah jelas mas bahwa Hamdi mengalami luka,” tukasnya.

Perihal perlu diketahui, Hamdi, warga asal Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, mengaku menjadi korban pemukulan oleh terlapor diduga bernama Hodri asal Desa Gelugur, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.

Menurut korban, peristiwa itu berlangsung dipinggir jalan raya Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Aksi pemukulan itu terjadi padeh hari Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 21.30.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026
Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3
Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar
Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspada
Kuasa Hukum Apresiasi Polresta Sumenep, Terlapor Kasus Dugaan Pencabulan Diamankan
Semarak Hari Santri 2026, Festival Banjari Piala DRT The Big Family Gaungkan Syiar Islam di Sumenep
Proyek Rehabilitasi SDN Taman 1 Sampang Senilai Rp398 Juta Disorot, Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan
Adira Finance Gugat Nasabah di PA Sumenep, Tergugat Ajukan Perdamaian Lewat Pelunasan Penuh

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:39

Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:30

Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37

Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:46

Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspada

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:56

Kuasa Hukum Apresiasi Polresta Sumenep, Terlapor Kasus Dugaan Pencabulan Diamankan

Berita Terbaru