Ada Apa? Saat Konfirmasi Kasus Siswa Keracunan MBG, SPPG Talang Saronggi Coba Bungkam Jurnalis Dengan ‘Uang Bensin’

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 11:24

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto dari depan SPPG Talang Saronggi Sumenep

Foto dari depan SPPG Talang Saronggi Sumenep

SUMENEP, Suara Madura News – Kasus dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, kian memanas dan menyedot perhatian publik.

Insiden yang menimpa siswa SDN Juluk II itu tak hanya menyisakan persoalan kesehatan, tetapi juga memunculkan dugaan adanya upaya intervensi terhadap independensi kerja jurnalistik.

Sejumlah siswa sebelumnya dilaporkan mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi MBG yang disuplai dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Talang, di bawah pengelolaan Yayasan Syita Ananta. Beberapa korban bahkan harus mendapatkan penanganan medis di puskesmas setempat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, di tengah upaya pengungkapan fakta, situasi di lapangan justru memunculkan kejanggalan. Jurnalis yang datang untuk melakukan konfirmasi tidak menemukan pihak penanggung jawab utama di lokasi.

Baca Juga :  Razia Miras di Sumenep, Satresnarkoba Sita 48 Botol Minuman Beralkohol dari Cafe Lotus

Jurnalis Jatim Kita, Ahmad Syarif Hidayatullah, mengungkapkan bahwa dirinya bersama sejumlah awak media mendatangi dapur SPPG Talang guna meminta klarifikasi. Namun, kepala SPPG tidak berada di tempat.

“Awalnya kami hanya ingin mendapatkan keterangan secara terbuka. Tapi kepala SPPG tidak ada di lokasi, kami hanya ditemui oleh tenaga lain seperti ahli gizi, akuntan, dan tim keamanan,” ujarnya, Rabu (14/4/2026).

Kondisi semakin mencurigakan ketika, saat para jurnalis hendak meninggalkan lokasi, seorang asisten lapangan tiba-tiba muncul dan diduga menyodorkan sejumlah uang dengan dalih ‘uang bensin’.

“Sekitar pukul 09.30 WIB saat kami hendak pulang, asisten lapangan itu bergegas mengambil uang dan memberikannya kepada kami. Dia memaksa dengan alasan uang bensin, tapi langsung kami tolak,” ungkapnya.

Syarif menilai tindakan tersebut bukan sekadar basa-basi, melainkan berpotensi sebagai upaya membungkam kerja jurnalistik yang tengah mengusut kasus sensitif.

Baca Juga :  Sempat Dilaporkan Hilang, Seorang Nelayan Asal Sapeken Ditemukan Meninggal

“Kedatangan kami bukan untuk mencari uang, tapi mencari fakta. Ini menyangkut kepentingan anak-anak yang diduga menjadi korban keracunan. Tindakan seperti ini jelas mencederai independensi jurnalis,” tegasnya.

Ia juga menyoroti adanya perekaman saat momen pemberian uang berlangsung, yang dinilai semakin memperkuat indikasi tindakan tidak etis.

“Kami bersama rekan-rekan, termasuk dari media Seputar Jatim, kompak menolak. Bahkan tim akuntan dengan cepat merekam aksi pemberian uang itu,” imbuhnya.

Kasus ini kini berkembang menjadi sorotan serius. Tak hanya terkait kualitas dan keamanan makanan dalam program MBG, tetapi juga menyangkut transparansi pengelolaan SPPG serta dugaan upaya intervensi terhadap kebebasan pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026
Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3
Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar
Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspada
Kuasa Hukum Apresiasi Polresta Sumenep, Terlapor Kasus Dugaan Pencabulan Diamankan
Semarak Hari Santri 2026, Festival Banjari Piala DRT The Big Family Gaungkan Syiar Islam di Sumenep
Proyek Rehabilitasi SDN Taman 1 Sampang Senilai Rp398 Juta Disorot, Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan
Adira Finance Gugat Nasabah di PA Sumenep, Tergugat Ajukan Perdamaian Lewat Pelunasan Penuh

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:39

Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:30

Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37

Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:46

Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspada

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:56

Kuasa Hukum Apresiasi Polresta Sumenep, Terlapor Kasus Dugaan Pencabulan Diamankan

Berita Terbaru