Anggaran Rp700 Juta Revitalisasi SDI Al-Hikmah Tlambah Disorot Basupati, Material Jadi Pertanyaan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:07

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Suara Madura News – Proyek revitalisasi SDI Al-Hikmah di Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, menjadi sorotan Lembaga Basupati. Proyek yang disebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp700 juta tersebut disorot menyusul dugaan ketidaksesuaian penggunaan material dan minimnya transparansi informasi kepada publik.

Sorotan tersebut mencuat setelah adanya temuan di lapangan terkait penggunaan pasir lokal yang dinilai berkualitas rendah dan dikhawatirkan memengaruhi kualitas bangunan. Selain itu, papan informasi proyek juga disebut tidak terpasang di lokasi pekerjaan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai keterbukaan pelaksanaan proyek serta kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Meski demikian, dugaan penyimpangan tersebut masih perlu diklarifikasi dan diverifikasi oleh pihak terkait melalui pemeriksaan teknis maupun audit yang berwenang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Lembaga Basupati, Askur, menyayangkan adanya dugaan persoalan dalam pelaksanaan proyek revitalisasi fasilitas pendidikan tersebut.

Baca Juga :  Tiga Poket Sabu Ditemukan di Lipatan Celana Pria Asal Dasuk Sumenep

“Sangat disayangkan anggaran sebesar kurang lebih Rp700 juta ini diduga tidak dikelola secara transparan dan profesional. Dana sebesar itu seharusnya dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang fasilitas belajar siswa di SDI Al-Hikmah, Desa Tlambah, bukan sekadar mencari keuntungan pribadi,” ujar Askur.

Ia juga menyoroti dugaan penggunaan pasir berkualitas rendah serta tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan.

“Temuan di lapangan seperti penggunaan pasir lokal berkualitas rendah yang rentan keropos serta ketiadaan papan informasi proyek menunjukkan adanya dugaan pengabaian terhadap keterbukaan informasi publik dan spesifikasi teknis. Hal ini perlu ditelusuri lebih lanjut agar pelaksanaan proyek benar-benar sesuai dengan ketentuan,” tambahnya.

Menurut Askur, pihaknya akan menindaklanjuti informasi dan temuan yang disampaikan oleh rekan-rekan media. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apakah pelaksanaan proyek telah sesuai dengan ketentuan, baik dari sisi penggunaan anggaran maupun kualitas pekerjaan.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Sumenep Sampaikan Situasi Lalu Lintas Terkini Melalui Live Report Bersama TVRI

“Kami akan menindaklanjuti temuan dari teman-teman media ini. Jika terbukti benar, kami akan melaporkannya kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera dilakukan evaluasi dan audit, sehingga anggaran negara tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Basupati berharap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek revitalisasi SDI Al-Hikmah dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai nilai anggaran, spesifikasi material, serta pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Transparansi dan pengawasan dinilai penting agar anggaran negara yang dialokasikan untuk sektor pendidikan benar-benar memberikan manfaat bagi siswa dan tenaga pendidik, serta menghasilkan bangunan yang berkualitas dan aman digunakan.

Penulis : Far

Editor : ZR

Berita Terkait

Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026
Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3
Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar
Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspada
Kuasa Hukum Apresiasi Polresta Sumenep, Terlapor Kasus Dugaan Pencabulan Diamankan
Semarak Hari Santri 2026, Festival Banjari Piala DRT The Big Family Gaungkan Syiar Islam di Sumenep
Proyek Rehabilitasi SDN Taman 1 Sampang Senilai Rp398 Juta Disorot, Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan
Adira Finance Gugat Nasabah di PA Sumenep, Tergugat Ajukan Perdamaian Lewat Pelunasan Penuh

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:39

Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:30

Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37

Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:46

Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspada

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:56

Kuasa Hukum Apresiasi Polresta Sumenep, Terlapor Kasus Dugaan Pencabulan Diamankan

Berita Terbaru