SUMENEP, Suara Madura News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali menggelar pengukuhan dan pelantikan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama sebagai bagian dari upaya penguatan birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Prosesi pengukuhan dan pelantikan yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam mengoptimalkan kinerja organisasi dan memperkuat tata kelola pemerintahan.
“Pergeseran jabatan ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi agar roda pemerintahan berjalan lebih dinamis, responsif, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang terus berkembang,” kata Bupati di sela-sela Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama, di Paseban Agung Sultan Abdurrahman, Selasa (23/06/2026).
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Setiap pejabat yang dilantik merupakan aparatur yang telah melalui pertimbangan kompetensi, rekam jejak, integritas, dan kebutuhan organisasi. Oleh karena itu, amanah ini bisa dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
Pihaknya menempatkan pejabat pada posisi tertentu dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian kompetensi dan kebutuhan strategis organisasi, agar target pembangunan daerah tercapai secara maksimal.
“Mutasi dan pergeseran jabatan merupakan bagian untuk memberikan pengalaman yang lebih luas kepada pejabat dalam mengelola berbagai bidang pemerintahan, sehingga pengalaman yang beragam, mampu menghadirkan terobosan dan solusi inovatif dalam mendukung pelaksanaan program prioritas daerah,” terangnya.
Ia menyatakan, pemerintah memiliki tantangan yang tidak semakin ringan, dengan perubahan regulasi, perkembangan teknologi informasi, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel.
“Pemerintah daerah harus meninggalkan pola kerja yang biasa-biasa saja, karena saat ini membutuhkan birokrasi yang adaptif, inovatif, cepat mengambil keputusan, dan berorientasi pada hasil program pembangunan,” ujarnya.
Sementara Bupati melantik dan mengambil sumpah janji PPT Pratama, yakni Didik Wahyudi Jabatan baru Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Wahyu Kurniawan Pribadi jabatan baru Asisten Administrasi, Ahmad Laili Maulidi jabatan baru Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Ahmad Zulkarnaen jabatan baru Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
“Pemkab Sumenep berharap melalui pengukuhan dan pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama tersebut, roda pemerintahan dapat berjalan semakin optimal, sekaligus memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.
Penulis : ZR
Editor : EM










