SUMENEP, Suara Madura News – Upaya pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di Kabupaten Sumenep selama satu dekade terakhir menunjukkan hasil yang menggembirakan. Ratusan desa kini berhasil naik kelas hingga mencapai status maju dan mandiri berdasarkan data terbaru Indeks Desa tahun 2026.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengungkapkan bahwa perkembangan status desa di wilayahnya mengalami perubahan signifikan dibandingkan kondisi pada tahun 2016.
Saat itu, tercatat masih terdapat 10 desa berstatus sangat tertinggal, 124 desa tertinggal, 186 desa berkembang, dan hanya 10 desa yang masuk kategori maju.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, kondisi tersebut berbalik drastis pada tahun 2026. Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, tidak ada lagi desa di Kabupaten Sumenep yang menyandang status sangat tertinggal maupun tertinggal.
“Desa kondisinya mengalami perubahan yang sangat signifikan pada tahun 2026. Saat ini tidak ada lagi desa di Kabupaten Sumenep yang berstatus sangat tertinggal maupun tertinggal,” ujar Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo usai penandatanganan berita acara pemutakhiran proyeksi status desa di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jumat (28/8/2026).
Data terbaru menunjukkan, dari total desa di Kabupaten Sumenep, sebanyak 39 desa berstatus berkembang, 145 desa berstatus maju, dan 146 desa telah mencapai status mandiri.
Menurut Fauzi, capaian tersebut menjadi indikator nyata keberhasilan pembangunan desa yang dilakukan secara berkelanjutan. Kemajuan itu tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan dasar, aspek sosial, ekonomi masyarakat, infrastruktur, hingga tata kelola pemerintahan desa.
“Desa mencapai status terbaru merupakan hasil dari proses pembangunan yang dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, khususnya pemerintah desa dan masyarakat,” katanya.
Bupati menegaskan, keberhasilan peningkatan status desa tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pendamping desa, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan.
Dengan semakin banyaknya desa yang berstatus mandiri, Pemerintah Kabupaten Sumenep optimistis kualitas hidup masyarakat desa akan terus meningkat, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah secara menyeluruh.
Ke depan, Pemkab Sumenep berkomitmen untuk terus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan dan pelosok desa agar seluruh desa mampu mempertahankan bahkan meningkatkan status yang telah dicapai.
Penulis : Ifan
Editor : ZR










