Pelebaran Jalan Ellak Daya–Mandala Tuai Sorotan, Warga Pertanyakan Transparansi Proyek

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:18

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Suara Madura News – Proyek pelebaran jalan yang menghubungkan Desa Ellak Daya dengan Desa Mandala, Kabupaten Sumenep, menuai kritik dari sejumlah warga. Mereka mempertanyakan transparansi pelaksanaan proyek lantaran di lokasi pekerjaan tidak ditemukan papan informasi yang menjelaskan sumber anggaran, nilai proyek, maupun pihak pelaksana.

Ketiadaan papan informasi proyek dinilai mengabaikan prinsip keterbukaan informasi publik yang seharusnya menjadi bagian dari setiap kegiatan pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah. Beberapa warga mengaku tidak mengetahui asal-usul proyek tersebut karena tidak ada informasi yang dapat diakses secara terbuka di lokasi pekerjaan. Keluhan serupa juga kerap muncul dalam berbagai proyek infrastruktur di daerah lain ketika papan informasi proyek tidak dipasang.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa masyarakat mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Namun, menurutnya, pelaksanaan proyek harus dilakukan secara transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

“Kami mendukung pelebaran jalan karena memang dibutuhkan masyarakat. Tetapi kami juga berhak mengetahui sumber anggaran dan siapa pelaksana proyeknya. Sampai sekarang tidak ada papan informasi yang dipasang di lokasi,” katanya.

Selain masalah transparansi, warga juga mengeluhkan adanya pengerukan tebing yang berada di lahan milik masyarakat tanpa adanya komunikasi maupun konfirmasi terlebih dahulu kepada pemilik lahan.

Menurut warga, aktivitas alat berat yang melakukan pemotongan tebing telah mengurangi sebagian area tanah milik warga. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena proses pengerjaan dilakukan tanpa musyawarah ataupun pemberitahuan sebelumnya.

“Ada lahan warga yang terkena pengerukan tebing untuk pelebaran jalan. Seharusnya pemilik lahan diajak bicara terlebih dahulu agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ungkap warga lainnya.

Baca Juga :  Ungkap Kasus Narkoba 3 KG, Anggota Polisi di Sampang Dapat Penghargaan Atas Raihan Predikat Dari Kapolres Sampang

Keluhan terkait penggunaan atau pengambilan sebagian lahan untuk pelebaran jalan tanpa adanya komunikasi sebelumnya juga kerap menjadi sumber sengketa di berbagai daerah. Warga pada umumnya mengharapkan adanya musyawarah dan penjelasan yang jelas dari pihak terkait sebelum pekerjaan dilakukan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pemerintah desa maupun instansi terkait mengenai sumber anggaran proyek tersebut serta mekanisme pembebasan atau penggunaan lahan warga yang terdampak pelebaran jalan.

Warga berharap pemerintah segera memberikan penjelasan secara terbuka agar pembangunan yang bertujuan meningkatkan akses transportasi masyarakat itu dapat berjalan tanpa menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Penulis : Ifan

Editor : EM

Berita Terkait

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur
Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian
Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa
Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti
Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di SDN Kolor 2
Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Warga Camplong Laporkan Hasanah ke Polres Sampang, Libas88 Desak Penanganan Secara Profesional
Curanmor Gagal Beraksi, Dua Warga Sukajeruk Dibekuk Unit Reskrim Polsek Masalembu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:26

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49

Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:25

Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa

Senin, 27 Juli 2026 - 20:00

Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13

Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen

Berita Terbaru