Pemuda Tanpa Identitas Tergeletak di Jalan Raya Kabupaten Sumenep, Diduga Korban Laka Tunggal

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 5 April 2026 - 19:40

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto korban dokumentasi Humas polres Sumenep

Foto korban dokumentasi Humas polres Sumenep

SUMENEP, Suara Madura News – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang menyisakan misteri terjadi di Jalan Raya Kabupaten, Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Sabtu (4/4/2026) dini hari. Seorang pengendara sepeda motor ditemukan tewas tanpa identitas, memicu penyelidikan intensif aparat kepolisian.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX 135 bernomor polisi M 4174 VE ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian.

Petugas Unit Laka Lantas Polres Sumenep yang menerima laporan sekitar pukul 03.15 WIB langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan evakuasi korban, olah TKP, serta mengamankan barang bukti.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto melalui Ipda Medy Kurniawan menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat sejak laporan diterima.

“Begitu menerima laporan, personel kami langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban, olah TKP, serta mengumpulkan keterangan awal di lapangan,” kata Ipda Medy Kurniawan, Minggu (05/04/2026).

Dari hasil olah TKP, kecelakaan diduga kuat terjadi akibat pengendara kehilangan kendali hingga menabrak tiang listrik di bahu jalan.

Baca Juga :  Polres Sumenep Gagal Gelar Konferensi Pers, Awak Media Kecewa

Di lokasi, ditemukan bekas benturan pada tiang listrik serta jejak ban yang mengarah ke titik tumbukan. Sementara sepeda motor korban ditemukan terpental hingga sekitar 15 meter ke area persawahan.

“Dari hasil sementara, kecelakaan ini merupakan laka tunggal yang diduga akibat kelalaian pengendara hingga menabrak tiang listrik di sisi jalan,” ujarnya.

Kondisi jalan yang relatif baik dengan sedikit tikungan serta cuaca cerah saat kejadian semakin menguatkan dugaan tersebut.

Upaya pengungkapan identitas korban menjadi fokus utama penyelidikan. Pasalnya, tidak ditemukan identitas diri maupun barang pribadi seperti telepon genggam di tubuh korban.

Petugas kemudian menelusuri nomor polisi kendaraan. Hasilnya, kendaraan tersebut terdaftar atas nama seseorang yang diketahui telah meninggal dunia dan sepeda motor telah lama berpindah tangan.

“Kami sudah menelusuri data kendaraan, namun pemilik terdaftar diketahui telah meninggal dunia dan kendaraan tersebut sudah lama dijual. Hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui,” jelasnya.

Tidak berhenti di situ, polisi juga melibatkan Unit Identifikasi Satreskrim, Dokkes Polres Sumenep, serta berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil untuk melakukan pencocokan sidik jari. Selain itu, autopsi luar juga telah dilakukan di RSUD Sumenep dengan pengambilan sampel sidik jari dan rambut korban. Namun hingga kini, hasil identifikasi belum menemukan kecocokan data yang autentik.

Baca Juga :  Gandeng Baznas, Pemkab Sumenep Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Program Perbaikan Rumah Tak Layak Huni

“Kami telah melakukan berbagai upaya, termasuk identifikasi sidik jari, koordinasi dengan Dukcapil, hingga autopsi luar. Namun identitas korban masih belum terungkap,” ungkapnya.

Minimnya saksi menjadi kendala dalam pengungkapan kasus ini. Tidak ada warga yang mengetahui secara pasti detik-detik sebelum kecelakaan terjadi.

Saat ini, polisi tengah menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi serta melakukan penyebaran informasi melalui jaringan kepolisian hingga tingkat desa.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui informasi terkait kejadian ini agar segera melapor ke Polres Sumenep,” pungkasnya.

Polres Sumenep memastikan bahwa proses penyelidikan masih terus dilakukan secara maksimal. Berbagai langkah lanjutan seperti penelusuran CCTV dan penyebaran informasi melalui Bhabinkamtibmas terus digencarkan.

Kasus ini menjadi perhatian serius, tidak hanya karena kecelakaan yang merenggut nyawa, tetapi juga karena identitas korban yang hingga kini masih menjadi misteri.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur
Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian
Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa
Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti
Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di SDN Kolor 2
Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Warga Camplong Laporkan Hasanah ke Polres Sampang, Libas88 Desak Penanganan Secara Profesional
Curanmor Gagal Beraksi, Dua Warga Sukajeruk Dibekuk Unit Reskrim Polsek Masalembu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:26

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49

Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:25

Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa

Senin, 27 Juli 2026 - 20:00

Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13

Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen

Berita Terbaru