Keluar Aroma Gas Mirip Belerang, Sumur Bor di Peragaan Sumenep Dihentikan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Suara Madura News – Warga Dusun Somangkaan, Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep digegerkan dengan munculnya aroma gas menyerupai belerang dari sebuah sumur bor milik warga, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Aparat kepolisian bersama unsur TNI dan pemerintah setempat langsung turun tangan mengamankan lokasi guna mencegah potensi bahaya.

Peristiwa tersebut terjadi di lahan tegal milik Z (40), seorang petani setempat. Saat itu, proses pengeboran sumur dilakukan oleh pekerja berinisial S menggunakan alat bor gantung dengan kedalaman mencapai sekitar 20 meter. Ketika dilakukan pelebaran casing, tiba-tiba tercium bau menyengat menyerupai gas belerang dari dalam lubang bor.

Mengetahui adanya bau gas tersebut, pekerja sempat melakukan uji coba dengan menyalakan korek api di atas lubang paralon. Secara mengejutkan, api sempat muncul dari dalam lubang, yang mengindikasikan adanya kandungan gas mudah terbakar. Menyadari potensi bahaya, pekerja segera menutup lubang menggunakan kain basah hingga api berhasil dipadamkan.

Kapolsek Prenduan IPTU Mohammad Sudiono bersama anggota dan didampingi Danramil Pragaan Kapten Inf. Suwaefi langsung mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 16.00 WIB. Petugas kemudian memasang garis polisi (police line) serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mendekati area sumur bor demi keselamatan.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi potensi bahaya dari kejadian tersebut.

Baca Juga :  Satlantas Polres Sumenep Bagikan Brosur Kepada Ojol, Wujudkan Kamseltibcarlantas

“Kami telah mengamankan lokasi dan menghentikan sementara aktivitas pengeboran. Masyarakat kami imbau untuk tidak mendekat ke area tersebut guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. Saat ini kami juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sumenep untuk penanganan lebih lanjut,” ujar AKBP Anang Hardiyanto.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama, mengingat adanya potensi gas mudah terbakar yang dapat memicu kebakaran maupun ledakan apabila tidak ditangani secara tepat.

Hingga saat ini, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Aparat gabungan masih melakukan pemantauan serta koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan optimal.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Tak Boleh Ada Tekanan! Ketua IWO Sumenep Kecam Dugaan Intimidasi Terhadap Guru dalam Program MBG
Pasca Disuspend BGN, SPPG Lenteng Timur 3 Antar MBG Saat Siswa Sudah Pulang
Tujuh Fraksi Laporkan Hasil Reses II 2026 di Rapat Paripurna DPRD Sumenep
Ramai di Medsos 1 April 2026, Isu Kenaikan BBM Beredar, Pertamina: Belum Ada Pengumuman Secara Resmi
Polantas Menyapa: Satlantas Polres Sumenep Edukasi Masyarakat Pentingnya Tertib Berlalu Lintas
Pantai Slopeng Kembali Dapat Keluhan Dari Pengunjung, Sampah Berserakan, Tiket Mahal
Bupati Sumenep Terbitkan SE Nomor 17 Tahun 2026, Terapkan “Jum’at Tanpa BBM”
Konten Kreator Tiktok Asal Surabaya, Fasilitas Pantai Slopeng Dinilai Tak Sesuai Harga Tiket

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 06:28 WIB

Tak Boleh Ada Tekanan! Ketua IWO Sumenep Kecam Dugaan Intimidasi Terhadap Guru dalam Program MBG

Rabu, 1 April 2026 - 06:16 WIB

Pasca Disuspend BGN, SPPG Lenteng Timur 3 Antar MBG Saat Siswa Sudah Pulang

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:00 WIB

Tujuh Fraksi Laporkan Hasil Reses II 2026 di Rapat Paripurna DPRD Sumenep

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ramai di Medsos 1 April 2026, Isu Kenaikan BBM Beredar, Pertamina: Belum Ada Pengumuman Secara Resmi

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:01 WIB

Polantas Menyapa: Satlantas Polres Sumenep Edukasi Masyarakat Pentingnya Tertib Berlalu Lintas

Berita Terbaru