Banyaknya Laporan Menu MBG Tak Layak Konsumsi, Ketua DPRD Sumenep Akan Sidak SPPG

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:27

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Sumenep H. Zainal Arifin

Ketua DPRD Sumenep H. Zainal Arifin

SUMENEP, Suara Madura News – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyoroti serius berbagai persoalan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah titik di wilayah tersebut.

Program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi siswa itu dinilai harus diawasi ketat agar tidak menyimpang dari tujuan awalnya.

Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, mengaku prihatin setelah menerima berbagai laporan terkait kualitas makanan yang disajikan di beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, program MBG pada dasarnya merupakan kebijakan baik dari pemerintah pusat untuk meningkatkan asupan gizi peserta didik.

Namun, pelaksanaan di lapangan harus benar-benar dijaga agar makanan yang diberikan kepada siswa tetap layak konsumsi.

“Dikabarkan di sejumlah SPPG yang menyajikan menu MBG kepada siswa, telurnya busuk, nasinya terasa basi, dan sebagainya. Artinya sajiannya dikeluhkan tidak layak,” katanya, Selasa (10/3/2026).

Menanggapi laporan tersebut, DPRD Sumenep memastikan akan melakukan pengawasan langsung ke lapangan. Meski saat ini para anggota dewan masih menjalani masa reses dan bulan Ramadan, sidak akan dilakukan setelah agenda tersebut selesai.

Baca Juga :  Kok Bisa? SPPG Lenteng Timur 3 Beroperasi Tanpa Sertifikasi Lengkap

“Setelah reses saya pastikan akan menggandeng pimpinan dan anggota komisi terkait untuk sidak ke semua MBG yang ada di Kabupaten Sumenep. Saya sudah mengantongi beberapa data MBG yang nakal,” jelasnya..

Dalam rencana pengawasan itu, DPRD akan melibatkan komisi sesuai bidang tugasnya. Komisi IV akan menyoroti aspek pemenuhan gizi dan kualitas makanan, sementara Komisi III akan memeriksa fasilitas instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Langkah ini diambil setelah adanya laporan masyarakat yang menyebut sebagian besar lokasi pelaksanaan MBG di Sumenep belum dilengkapi fasilitas IPAL yang memadai.

“Ada beberapa laporan dari masyarakat bahwa MBG yang ada di Kabupaten Sumenep ini 90 persen tidak ada IPAL-nya. Maka itu perlu kita lakukan sidak ke MBG-MBG yang ada di Kabupaten Sumenep,” jelasnya.

Jika dalam sidak nantinya ditemukan pelanggaran administratif, terutama terkait perizinan dan fasilitas IPAL, DPRD akan memberikan rekomendasi kepada Bupati Sumenep agar diteruskan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga :  Polantas Menyapa, Satlantas Polres Sumenep Bagikan Jaket Kepada Pengguna Jalan di Simpang Tiga Arya Wiraraja

Ia juga menyinggung adanya sejumlah kasus keracunan yang dikaitkan dengan program MBG di beberapa daerah. Namun hingga kini, ia mengaku belum menerima laporan kejadian serupa di Kabupaten Sumenep.

Meski demikian, ia menegaskan tidak akan tinggal diam jika kasus tersebut benar-benar terjadi.

“Saya sebagai Ketua DPRD belum tahu bahwa ada siswa ataupun penerima manfaat dari MBG itu keracunan. Tapi kalau misalnya saya tahu persis ada korbannya, kalau misalnya sudah dilaporkan penegak hukum diam, saya akan turun tangan dalam hal itu. Saya pastikan turun tangan mewakili rakyat Kabupaten Sumenep,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan persoalan dalam pelaksanaan program MBG. Menurutnya, pengawasan publik sangat penting agar program tersebut benar-benar memberi manfaat bagi siswa.

Di sisi lain, Zainal menegaskan bahwa program MBG tetap layak dilanjutkan selama pelaksanaannya berjalan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi para siswa penerima program.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026
Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3
Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar
Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspada
Kuasa Hukum Apresiasi Polresta Sumenep, Terlapor Kasus Dugaan Pencabulan Diamankan
Semarak Hari Santri 2026, Festival Banjari Piala DRT The Big Family Gaungkan Syiar Islam di Sumenep
Proyek Rehabilitasi SDN Taman 1 Sampang Senilai Rp398 Juta Disorot, Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan
Adira Finance Gugat Nasabah di PA Sumenep, Tergugat Ajukan Perdamaian Lewat Pelunasan Penuh

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:39

Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:30

Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37

Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:46

Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspada

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:56

Kuasa Hukum Apresiasi Polresta Sumenep, Terlapor Kasus Dugaan Pencabulan Diamankan

Berita Terbaru