SPPG Pakamban Laok 2 Mendadak Distribusikan MBG Setelah Disuspend

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:25

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil distribusi SPPG Pakamban Laok 2

Mobil distribusi SPPG Pakamban Laok 2

SUMENEP, Suara Madura News – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pakamban Laok 2, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, secara tiba-tiba mengumumkan akan kembali mendistribusikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu, 11 Maret 2026 besok, setelah satu pekan tidak ada penyaluran.

Pasalnya, sejumlah sekolah di wilayah tersebut diketahui sudah meliburkan kegiatan belajar, sehingga rencana distribusi MBG dinilai tidak tepat waktu dan dianggap terlalu mendadak serta minim koordinasi dengan pihak sekolah.

“Besok, katanya ada MBG, tapi sekolah sudah pada libur,” ujar salah satu pihak sekolah, Selasa (10/3/2026).

Selama masa penghentian distribusi MBG dengan alasan evaluasi, pihaknya mengaku tidak mendapatkan informasi yang jelas dari SPPG Pakamban Laok 2 terkait kapan program tersebut akan kembali berjalan.

Sehingga minimnya keterbukaan informasi itu memicu banyak pertanyaan dari para wali murid yang sebelumnya mempertanyakan mengapa MBG tidak lagi dibagikan di sekolah.

“Selama seminggu tidak ada kejelasan dari pihak SPPG. Banyak wali murid bertanya ke kami kenapa MBG tidak dibagikan,” tandasnya.

Baca Juga :  SPPG Pakamban Laok 2 Sajikan Menu MBG Roti Berjamur Ke Siswa, Wali Murid: Kemana Pengawasnya

Dengan situasi tersebut memunculkan kritik terhadap koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 yang dinilai kurang matang dalam menjalankan program strategis Presiden RI tersebut.

Diberitakan sebelumnya, SPPG Pakamban Laok 2 yang dikelola oleh Yayasan Bumi Asfan Abadi sempat disuspend oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Penghentian sementara itu dilakukan setelah muncul berbagai temuan yang diduga melanggar ketentuan dan standar yang telah ditetapkan oleh BGN dalam pelaksanaan program MBG.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur
Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian
Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa
Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti
Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di SDN Kolor 2
Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Warga Camplong Laporkan Hasanah ke Polres Sampang, Libas88 Desak Penanganan Secara Profesional
Curanmor Gagal Beraksi, Dua Warga Sukajeruk Dibekuk Unit Reskrim Polsek Masalembu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:26

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49

Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:25

Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa

Senin, 27 Juli 2026 - 20:00

Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13

Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen

Berita Terbaru