SPPG Pakamban Laok 2 Sajikan Menu MBG Roti Berjamur Ke Siswa, Wali Murid: Kemana Pengawasnya

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 18:37

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto menu MBG yang disajikan SPPG Pakamban Laok, dokumentasi wali murid

Foto menu MBG yang disajikan SPPG Pakamban Laok, dokumentasi wali murid

SUMENEP, Suara Madura News – Seorang wali murid di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menemukan roti yang diduga berjamur dalam paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima anaknya.

Roti kecil berbetuk pizza itu dibagikan oleh Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPG) Pakamban Laok 2 yang dikelola Yayasan Bumi Asfan Abadi, dinilai sudah tidak layak konsumsi dan berpotensi membahayakan kesehatan siswa.

Wali murid berinisal EV mengaku terkejut saat memeriksa menu yang dibawa pulang anaknya sebelum waktu berbuka puasa. Saat itulah ia menemukan bagian roti pada sosisnya diduga telah berjamur.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Roti sudah berjamur dibagikan ke anak-anak, untung kami cek sebelum buka puasa oleh anak saya,” ujarnya dengan nada kecewa, Senin (23/2/2026).

Baca Juga :  Saat IWO Audiensi, Satgas MBG Sumenep Berjanji Akan Sidak SPPG Bermasalah

Menurutnya, pengawasan terhadap menu MBG harus diperketat agar kejadian serupa tidak terulang. Ia menilai kelalaian dalam proses distribusi makanan kepada siswa sangat berisiko.

“Tolong diawasi dan cek dulu sebelum diberikan kepada anak kami (siswi NR, red), jangan sembarangan memberikan menu MBG. Untung menu ini dibawa ke rumah, kalau tidak dibawa ke rumah pasti sudah dimakan roti yang berjamur ini,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa paket MBG yang diterima anaknya selama tiga hari terakhir berisi biskuit Roma, satu susu full cream, dua buah pir, dan satu butir telur.

Baca Juga :  Program Sergab Berhasil Serap Gabah Petani di Desa Slopeng Dasuk 8 Ton

Namun, ia menyayangkan adanya roti yang diduga sudah tidak layak konsumsi tetap dibagikan kepada siswa.

“Ini katanya MBG selama 3 hari, anak kami dapat biskuit Roma, 1 susu, 2 buah pir, 1 telur, dan roti berjamur, ” tambahnya.

Ia berharap pihak  pengelola program segera melakukan evaluasi menyeluruh serta memastikan setiap menu yang dibagikan benar-benar layak konsumsi, jangan mengancam kesehatan siswa.

Hingga berita ini diterbitkan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pakamban Laok 2 yang dikelola Yayasan Bumi Asfan Abadi, belum memberikan tanggapan, meski dihubungi media ini pihaknya memilih bungkam.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur
Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian
Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa
Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti
Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di SDN Kolor 2
Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Warga Camplong Laporkan Hasanah ke Polres Sampang, Libas88 Desak Penanganan Secara Profesional
Curanmor Gagal Beraksi, Dua Warga Sukajeruk Dibekuk Unit Reskrim Polsek Masalembu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:26

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49

Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:25

Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa

Senin, 27 Juli 2026 - 20:00

Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13

Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen

Berita Terbaru