SPPG Saronggi Kembali Dikeluhkan Wali Murid, Menu MBG Sayur dan Ayam Diduga Berbau

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:27

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto dokumentasi wali murid

Foto dokumentasi wali murid

SUMENEP, Suara Madura News – Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Saronggi kembali mendapat sorotan setelah sejumlah wali murid mengeluhkan kualitas Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa pada Hari Selasa (10/2/2026) lalu.

Keluhan ini muncul setelah beberapa orang tua memgungkapkan bahwa menu berupa sayur dan ayam yang dibagikan kepada anak-anak tercium bau tidak sedap dan diduga tidak layak konsumsi. Beberapa siswa disebutkan hanya mencicipi sedikit lalu menolak menghabiskan makanannya.

Baca Juga :  Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen

Salah satu wali murid, yang meminta identitasnya tidak disebutkan, mengaku khawatir terhadap dampak kesehatan makanan tersebut bagi anaknya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak saya bilang ayamnya bau dan sayurnya sudah layu. Kami sebagai orang tua jadi takut kalau sampai membuat anak sakit,” ujarnya.

Menurut keterangan beberapa siswa, aroma menyengat mulai terasa saat kotak makanan dibuka di kelas. Hal ini memicu kegelisahan siswa dan wali murid yang kemudian menyampaikan protes ke pihak sekolah.

Baca Juga :  MBG SPPG Al Azhar Prenduan Dikecam, Ketua Yayasan Madrasah Pertanyakan Pengawasan

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPPG Saronggi belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan tersebut. Wali murid berharap ada evaluasi serius terhadap standar kebersihan dan kualitas penyajian MBG agar kejadian serupa tidak terulang.

Sejumlah orang tua juga meminta pihak terkait turun langsung melakukan pengecekan ke dapur SPPG Saronggi untuk memastikan keamanan pangan bagi siswa.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur
Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian
Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa
Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti
Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di SDN Kolor 2
Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Warga Camplong Laporkan Hasanah ke Polres Sampang, Libas88 Desak Penanganan Secara Profesional
Curanmor Gagal Beraksi, Dua Warga Sukajeruk Dibekuk Unit Reskrim Polsek Masalembu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:26

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49

Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:25

Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa

Senin, 27 Juli 2026 - 20:00

Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13

Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen

Berita Terbaru