Selama 2 Hari SPPG Batu Putih Sajikan Menu MBG Berulat

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 9 Februari 2026 - 11:26

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menu MBG

Menu MBG

SUMENEP, Suara Madura News– Sejumlah siswa mengeluhkan kualitas menu MBG yang disajikan di SPPG Batu Putih, Yayasan Alif Batu Putih. Keluhan tersebut muncul setelah siswa mengaku menemukan ulat pada sayuran serta buah yang sudah membusuk dalam dua hari berbeda, yakni pada 2 Februari 2026 dan 4 Februari 2026.

“Sudah 2 hari (Senin–Rabu) sayurnya ada ulatnya,” kata salah satu murid saat dimintai keterangan, Rabu (11/2/2026).

Keluhan tidak hanya datang dari siswa. Seorang guru yang enggan disebutkan identitasnya juga menyayangkan dugaan kurangnya perhatian terhadap kebersihan dan kesehatan makanan yang diberikan kepada peserta didik.

“Guru di sekolah itu menyayangkan kenapa tidak diperhatikan mengenai kebersihan dan kesehatan makanan,” ujarnya.

Menurut sumber lain di lingkungan sekolah, kasus serupa disebut-sebut bukan hanya terjadi sekali. Namun, banyak pihak disebut merasa takut untuk menyampaikan kritik secara terbuka.

“Sebenarnya sepertinya banyak yang mengalami kasus seperti itu. Rata-rata takut yang mau di-up,” jelasnya.

“Iya, katanya takut,” tambahnya.

Baca Juga :  Distribusi MBG di RA Hidayatut Thalibin Menuai Sorotan, Guru Sebut Hanya Perbaikan Menu Saat Viral Saja, SPPG Pakamban Laok 2 Akan Dievaluasi

Sumber tersebut juga mengungkapkan adanya kekhawatiran karena pihak pengelola disebut kerap bereaksi keras terhadap kritik. “Karena yang punya SPPG langsung marah-marah kalau ada yang mengkritik,” ucapnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepala SPPG Batu Putih maupun Yayasan Alif Batu Putih terkait dugaan tersebut. Para orang tua dan tenaga pendidik berharap ada evaluasi menyeluruh agar standar kebersihan makanan bagi siswa dapat terjamin serta kejadian serupa tidak terulang kembali.

Penulis : ZR

Editor : EM

Sumber Berita: https://suaramaduranews.com

Berita Terkait

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur
Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian
Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa
Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti
Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di SDN Kolor 2
Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Warga Camplong Laporkan Hasanah ke Polres Sampang, Libas88 Desak Penanganan Secara Profesional
Curanmor Gagal Beraksi, Dua Warga Sukajeruk Dibekuk Unit Reskrim Polsek Masalembu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:26

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49

Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:25

Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa

Senin, 27 Juli 2026 - 20:00

Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13

Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen

Berita Terbaru