IWO Sumenep Gelar Seminar Jurnalistik, Soroti Etika Pers di Tengah Gempuran AI

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:36

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Suara Madura News – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep menggelar Seminar Jurnalistik bertema “Relevansi Etika Jurnalistik di Tengah Gempuran AI” di Aula Universitas PGRI (UPI) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (28/10/2026).

Seminar tersebut menjadi forum diskusi untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya etika, akurasi, dan tanggung jawab wartawan di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari kalangan profesional dan akademisi, yakni jurnalis senior Ibnu Hajar dan akademisi Mohammad Suhaidi. Pelaksanaan seminar juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sumenep dan kalangan perguruan tinggi karena dinilai relevan dengan tantangan dunia jurnalistik di era digital.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PD IWO Sumenep, Imam Mustain R, mengatakan bahwa perkembangan AI telah membawa perubahan besar dalam proses produksi hingga penyebaran informasi. Teknologi tersebut dapat membantu mempercepat pekerjaan jurnalistik, tetapi penggunaannya tetap harus berpedoman pada etika dan profesionalisme pers.

Menurut Imam, kecepatan dalam memproduksi berita tidak boleh mengorbankan proses verifikasi, keberimbangan informasi, serta tanggung jawab wartawan kepada masyarakat.

“AI bisa membantu wartawan bekerja lebih cepat, tetapi kebenaran, keberimbangan, dan hati nurani tidak bisa diserahkan begitu saja kepada mesin. Wartawan tetap harus melakukan verifikasi, memastikan informasi yang disampaikan akurat, serta mempertanggungjawabkan setiap karya jurnalistiknya kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemilihan tema seminar tersebut dilatarbelakangi semakin luasnya pemanfaatan AI dalam berbagai bidang, termasuk penulisan, pengolahan data, dan produksi konten digital.

Baca Juga :  Kandidat 3 Besar Misterius? Agus Dominan Sekda Sumenep, Inung Jadi Kuda Hitam

Kondisi tersebut, lanjutnya, menuntut insan pers untuk lebih cermat dalam memanfaatkan teknologi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar jurnalistik.

Imam berharap kegiatan tersebut mampu memberikan pemahaman lebih mendalam kepada peserta, khususnya mahasiswa, mengenai tantangan sekaligus peluang penggunaan AI dalam dunia pers.

“Kami ingin peserta memahami bahwa menjadi wartawan bukan sekadar mampu menulis dan menyebarkan informasi. Ada etika, tanggung jawab, dan kepentingan publik yang harus dijaga. Harapannya, generasi jurnalis mendatang mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi tetap menjadikan integritas sebagai pegangan utama,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor UPI Sumenep, Asmuni, melalui Wakil Rektor II, M. Ridwan, menyambut positif seminar jurnalistik yang diinisiasi IWO Sumenep tersebut.

Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik jurnalistik sekaligus meningkatkan kesadaran dalam menyaring informasi di tengah derasnya arus informasi digital.

Ia berharap materi yang disampaikan para narasumber dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami proses produksi informasi yang bertanggung jawab serta membangun sikap kritis dalam menerima maupun menyebarkan berita.

“Seminar ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan tentang dunia jurnalistik, terutama dalam memahami pentingnya etika di tengah perkembangan teknologi AI. Kemudahan memperoleh dan memproduksi informasi harus diimbangi dengan sikap kritis, kehati-hatian, serta tanggung jawab agar informasi yang diterima dan disebarkan kepada masyarakat tetap berkualitas,” jelasnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Dedy Falahuddin.

Baca Juga :  Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti

Ia menilai pemanfaatan AI dapat meningkatkan efisiensi pekerjaan, termasuk dalam bidang jurnalistik. Namun, penggunaan teknologi tersebut tetap membutuhkan pengawasan dan penilaian manusia agar informasi yang dihasilkan tidak menyesatkan atau kehilangan konteks.

“AI memang memudahkan dan mempercepat pekerjaan. Namun, bukan berarti kita harus bergantung sepenuhnya pada teknologi tersebut. Kemampuan untuk menyaring informasi, memeriksa kebenarannya, dan menggunakan hati nurani tetap harus diasah. Konten yang dihasilkan AI pun perlu diperiksa agar informasi yang disampaikan benar-benar aktual, akurat, dan tidak bias,” tandasnya.

Dedy juga mengingatkan peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk aktif berdiskusi dan menggali pengetahuan dari para narasumber yang memiliki pengalaman serta kompetensi di bidang jurnalistik dan akademik.

Menurutnya, perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang mampu berpikir kritis dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

“Untuk menghasilkan karya jurnalistik yang baik, kita juga membutuhkan hati nurani karena kita bukan robot. Teknologi boleh berkembang, tetapi tanggung jawab dan pertimbangan manusia harus tetap menjadi bagian penting dalam setiap proses penyampaian informasi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Melalui seminar tersebut, IWO Sumenep berharap insan pers dan kalangan akademisi semakin memahami pentingnya menjaga standar etika jurnalistik di tengah perkembangan teknologi AI.

Kolaborasi antara organisasi profesi, perguruan tinggi, dan pemerintah diharapkan mampu memperkuat literasi informasi serta mendorong lahirnya karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Penulis : Ifan

Editor : ZR

Berita Terkait

Satlantas Polresta Sumenep Bagikan Brosur Ops Patuh 2026 di Pelabuhan Kalianget
Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026
Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3
Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar
Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspada
Kuasa Hukum Apresiasi Polresta Sumenep, Terlapor Kasus Dugaan Pencabulan Diamankan
Semarak Hari Santri 2026, Festival Banjari Piala DRT The Big Family Gaungkan Syiar Islam di Sumenep
Proyek Rehabilitasi SDN Taman 1 Sampang Senilai Rp398 Juta Disorot, Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:33

Satlantas Polresta Sumenep Bagikan Brosur Ops Patuh 2026 di Pelabuhan Kalianget

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:36

IWO Sumenep Gelar Seminar Jurnalistik, Soroti Etika Pers di Tengah Gempuran AI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:39

Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:30

Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37

Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar

Berita Terbaru