Pemkab Sumenep Dorong Kemandirian Ekonomi Santri Lewat Program Wirausaha Santri 2026

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:41

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Suara Madura News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus mendorong lahirnya generasi muda yang mandiri dan produktif melalui penguatan sektor kewirausahaan di lingkungan pondok pesantren. Langkah tersebut diwujudkan dengan peluncuran Program Wirausaha Santri 2026 yang menyasar santri, santriwati, serta alumni pesantren.

Program yang digagas melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) itu resmi diluncurkan di Pondok Pesantren Ar-Ruhama, Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Selasa (6/10/2026).

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim mengatakan, program tersebut merupakan salah satu strategi pemerintah daerah untuk membekali santri dengan keterampilan usaha yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, santri tidak hanya perlu memiliki kemampuan di bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga kecakapan dalam mengelola usaha secara mandiri.

“Program Wirausaha Santri ini menjadi ikhtiar pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi, termasuk ekonomi digital yang saat ini terus berkembang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelatihan kewirausahaan yang diberikan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mendorong peserta untuk mengenali potensi lokal yang ada di sekitarnya. Potensi tersebut kemudian diharapkan dapat dikembangkan menjadi usaha produktif yang memiliki nilai ekonomi.

Menurut Wabup, lingkungan pesantren memiliki sumber daya dan kreativitas yang besar untuk dikembangkan menjadi berbagai jenis usaha. Karena itu, santri perlu diberikan ruang untuk berinovasi sekaligus keberanian dalam memulai usaha.

“Santri harus mampu melihat peluang di sekelilingnya. Kreativitas yang dimiliki perlu diarahkan menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat ekonomi, baik bagi diri sendiri, keluarga, pesantren maupun masyarakat luas,” katanya.

Baca Juga :  Polantas Menyapa, Satlantas Polres Sumenep Ajak Masyarakat Wujudkan Kamseltibcar Lantas

Lebih lanjut, KH Imam Hasyim menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin mengubah pola pikir generasi muda agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja. Sebaliknya, mereka didorong menjadi pelaku usaha yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Pemkab Sumenep berharap Program Wirausaha Santri 2026 dapat melahirkan wirausahawan muda dari kalangan pesantren yang tangguh dan berdaya saing. Kehadiran para pelaku usaha muda tersebut diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

“Ketika usaha yang dirintis santri berkembang, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha itu sendiri, tetapi juga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat di sekitarnya,” pungkasnya.

Penulis : Ifan

Editor : ZR

Berita Terkait

Proyek Rabat Beton Desa Meteng Disorot, PJ Kades Akui Belum Tahu Anggaran Dana Desa
Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak
Simpan Sabu dan Bong, Warga Manding Diciduk Satresnarkoba Polresta Sumenep
Tidak Transparan, Revitalisasi SDI Al Hikmah Tlambah Disorot, Dugaan Penyimpangan Mengemuka
Forum LLAJ Satlantas Polresta Sumenep Bahas Balap Liar hingga Rekayasa Lalu Lintas di Kota Sumenep
Pembangunan Pustu Desa Gersempal Belum Genap Satu Tahun Dinding Sudah Alami Keretakan
DPO Tiga Bulan, Keberadaan Guru ASN Sumenep Masih Tanda Tanya Besar
Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:56

Proyek Rabat Beton Desa Meteng Disorot, PJ Kades Akui Belum Tahu Anggaran Dana Desa

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41

Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:12

Simpan Sabu dan Bong, Warga Manding Diciduk Satresnarkoba Polresta Sumenep

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:53

Tidak Transparan, Revitalisasi SDI Al Hikmah Tlambah Disorot, Dugaan Penyimpangan Mengemuka

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:41

Pemkab Sumenep Dorong Kemandirian Ekonomi Santri Lewat Program Wirausaha Santri 2026

Berita Terbaru