Banyaknya Masalah di Desa Meddelan, Camat Lenteng Terkesan Takut Menegur

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:59

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

SUMENEP, Suara Madura News – Berbagai persoalan yang mencuat di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, terus menjadi sorotan publik. Sejumlah dugaan permasalahan, mulai dari pengelolaan BUMDes, proyek infrastruktur desa hingga penggunaan anggaran desa, telah ramai diperbincangkan masyarakat dalam beberapa bulan terakhir.

Namun, di tengah derasnya sorotan tersebut, Camat Lenteng dinilai belum menunjukkan langkah tegas dalam melakukan pembinaan maupun pengawasan terhadap Pemerintah Desa Meddelan. Kondisi ini memunculkan anggapan dari sejumlah kalangan bahwa camat terkesan enggan atau takut memberikan teguran kepada pemerintah desa terkait berbagai persoalan yang berkembang.

Rasit, salah satu aktivis gerakan sosial dan pemerhati kebijakan publik menilai, sebagai perpanjangan tangan pemerintah kabupaten di tingkat kecamatan, camat memiliki kewajiban melakukan pembinaan, pengawasan, serta evaluasi terhadap jalannya pemerintahan desa. Mereka menilai langkah pemanggilan kepala desa atau inspeksi lapangan seharusnya dapat dilakukan untuk memastikan berbagai informasi yang beredar mendapat klarifikasi yang jelas.

“Bayangkan saja, mulai dari proyek TPT diduga siluman lantaran tanpa papan nama. Termasuk dugaan proyek siluman aspal jalan yang juga tak jelas sumber dananya dan belum juga dikerjakan sampai sekarang, hingga proyek pengadaan kambing yang bersumber dari dana BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) yang diduga jadi bancakan atau koruptif,” kritik Rasit.

Berbagai isu yang menjadi perhatian publik di Desa Meddelan di antaranya terkait dugaan persoalan proyek Tembok Penahan Tanah (TPT), pengaspalan jalan desa, program BUMDes, hingga bantuan sektor pertanian yang dinilai perlu mendapatkan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat.

Baca Juga :  Dua Kali Sajian Menu MBG Dari SPPG Lebeng Timur Tuai Sorotan Wali Murid

Masyarakat berharap pemerintah kecamatan tidak hanya menjadi penonton di tengah polemik yang terjadi. Transparansi dan pengawasan yang maksimal dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.

Hingga kini, publik masih menantikan langkah konkret dari pihak Kecamatan Lenteng dalam menyikapi berbagai persoalan yang mencuat di Desa Meddelan. Sementara itu, asas praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan hingga adanya hasil pemeriksaan resmi dari instansi berwenang terkait berbagai dugaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Penulis : Ifan

Editor : EM

Berita Terkait

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur
Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian
Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa
Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti
Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di SDN Kolor 2
Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Warga Camplong Laporkan Hasanah ke Polres Sampang, Libas88 Desak Penanganan Secara Profesional
Curanmor Gagal Beraksi, Dua Warga Sukajeruk Dibekuk Unit Reskrim Polsek Masalembu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:26

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49

Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:25

Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa

Senin, 27 Juli 2026 - 20:00

Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13

Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen

Berita Terbaru