Minimnya Rambu Perbaikan Jembatan di Depan SPBU Pakandangan Bluto Dikeluhkan, Banyak Pengendara Jadi Korban

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:25

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Suara Madura News – Minimnya rambu-rambu lalu lintas pada proyek perbaikan jembatan di depan SPBU Pakandangan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, menuai keluhan dari masyarakat. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan dan disebut telah menyebabkan banyak pengendara mengalami kecelakaan.

Perbaikan jembatan yang berada di jalur utama penghubung wilayah selatan Sumenep-Pamekasan itu dinilai tidak dilengkapi tanda peringatan yang memadai. Pada malam hari, lokasi proyek tampak gelap dan minim penerangan sehingga pengendara kerap tidak menyadari adanya penyempitan jalan maupun material proyek di sekitar jembatan.

Baca Juga :  Yonif TP 931/KJ dan Damkar Sumenep Sigap Padamkan Kebakaran di Guluk-Guluk, Dua Anak Sapi Tak Terselamatkan

Beberapa warga sekitar mengaku sering melihat pengendara sepeda motor terjatuh akibat kurangnya petunjuk dan pengamanan di lokasi pengerjaan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah sering ada yang jatuh, terutama malam hari. Banyak pengendara kaget karena tidak ada rambu yang jelas,” ujar Asmuni salah seorang warga setempat.

Selain minim papan peringatan, warga juga menyoroti tidak adanya lampu hazard, traffic cone, maupun petugas pengatur lalu lintas di area proyek. Padahal arus kendaraan di kawasan tersebut cukup padat setiap harinya.

Baca Juga :  Peringati Bulan Bung Karno, IWO Sumenep Gelar Lomba Baca Puisi dan Pidato

Masyarakat berharap pihak kontraktor maupun instansi terkait segera menambah fasilitas keselamatan lalu lintas selama proses pengerjaan berlangsung. Mereka meminta agar dipasang rambu-rambu yang jelas, lampu penerangan, serta pembatas jalan demi mengurangi risiko kecelakaan.

Warga juga mendesak agar proses perbaikan jembatan segera diselesaikan sehingga aktivitas masyarakat dan keselamatan pengguna jalan dapat kembali normal.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur
Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian
Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa
Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti
Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di SDN Kolor 2
Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Warga Camplong Laporkan Hasanah ke Polres Sampang, Libas88 Desak Penanganan Secara Profesional
Curanmor Gagal Beraksi, Dua Warga Sukajeruk Dibekuk Unit Reskrim Polsek Masalembu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:26

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49

Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:25

Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa

Senin, 27 Juli 2026 - 20:00

Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13

Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen

Berita Terbaru