Minimnya Rambu Perbaikan Jembatan di Depan SPBU Pakandangan Bluto Dikeluhkan, Banyak Pengendara Jadi Korban

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:25

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Suara Madura News – Minimnya rambu-rambu lalu lintas pada proyek perbaikan jembatan di depan SPBU Pakandangan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, menuai keluhan dari masyarakat. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan dan disebut telah menyebabkan banyak pengendara mengalami kecelakaan.

Perbaikan jembatan yang berada di jalur utama penghubung wilayah selatan Sumenep-Pamekasan itu dinilai tidak dilengkapi tanda peringatan yang memadai. Pada malam hari, lokasi proyek tampak gelap dan minim penerangan sehingga pengendara kerap tidak menyadari adanya penyempitan jalan maupun material proyek di sekitar jembatan.

Baca Juga :  Jelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Satgas Pangan Polres Sampang Gencarkan Kegiatan Gerakan Pangan Murah

Beberapa warga sekitar mengaku sering melihat pengendara sepeda motor terjatuh akibat kurangnya petunjuk dan pengamanan di lokasi pengerjaan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah sering ada yang jatuh, terutama malam hari. Banyak pengendara kaget karena tidak ada rambu yang jelas,” ujar Asmuni salah seorang warga setempat.

Selain minim papan peringatan, warga juga menyoroti tidak adanya lampu hazard, traffic cone, maupun petugas pengatur lalu lintas di area proyek. Padahal arus kendaraan di kawasan tersebut cukup padat setiap harinya.

Baca Juga :  Satlantas Polres Sumenep Laksanakan Analisa Kecelakaan Lalu Lintas Untuk Tekan Angka Laka

Masyarakat berharap pihak kontraktor maupun instansi terkait segera menambah fasilitas keselamatan lalu lintas selama proses pengerjaan berlangsung. Mereka meminta agar dipasang rambu-rambu yang jelas, lampu penerangan, serta pembatas jalan demi mengurangi risiko kecelakaan.

Warga juga mendesak agar proses perbaikan jembatan segera diselesaikan sehingga aktivitas masyarakat dan keselamatan pengguna jalan dapat kembali normal.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026
Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3
Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar
Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspada
Kuasa Hukum Apresiasi Polresta Sumenep, Terlapor Kasus Dugaan Pencabulan Diamankan
Semarak Hari Santri 2026, Festival Banjari Piala DRT The Big Family Gaungkan Syiar Islam di Sumenep
Proyek Rehabilitasi SDN Taman 1 Sampang Senilai Rp398 Juta Disorot, Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan
Adira Finance Gugat Nasabah di PA Sumenep, Tergugat Ajukan Perdamaian Lewat Pelunasan Penuh

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:39

Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:30

Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37

Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:46

Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspada

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:56

Kuasa Hukum Apresiasi Polresta Sumenep, Terlapor Kasus Dugaan Pencabulan Diamankan

Berita Terbaru