Disdikbud Pamekasan Imbau Sekolah Tak Gelar Wisuda, Khawatir Menjadi Beban Wali Murid

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:25

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Suara Madura News – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menghimbau satuan pendidikan di bawah naungannya untuk tidak menggelar prosesi wisuda untuk kelas akhir.

Kepala Disdikbud Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto menyampaikan, pihaknya mulai tahun 2025 telah menyampaikan surat edaran kepada sekolah untuk tidak menggelar wisuda. Khawatir kegiatan tersebut dapat menjadi beban kepada wali murid.

“Namun demikian, banyak komite sekolah yang melaksanakan tidak dalam bentuk wisuda, tapi bentuknya pentas seni dan lain sebagainya,” ujarnya.

Pelaksanaan pentas seni itu telah menjadi kesepakatan komite sekolah dengan orang tua dengan catatan tidak membebani wali siswa, utamanya dari segi biaya. Sebab, pertimbangan mendasar lahirnya imbauan untuk tidak menggelar wisuda tersebut adalah faktor biaya.

“Kalau pentas seni kenapa kita tidak keberatan karena sejak awal mereka sudah diajari seni, budaya. Kalau hanya mata pelajaran, mereka tidak diberikan panggung, ya tidak bisa mengukur kinerja sejauh mana anak anak itu menyerap seni, budaya, dan ilmu-ilmu lainnya,” tandasnya.

Baca Juga :  Tak Jera Disuspend, SPPG Lenteng Timur 3 Kembali Sajikan Menu MBG Tidak Layak Konsumsi

Selain wisuda, tambah dia, pihaknya juga menghimbau sekolah untuk tidak menggelar study tour dengan pertimbangan yang sama. Utamakan kegiatan yang dapat menunjang kreatifitas siswa demi mengembangkan potensi mereka.

“Studi wisata sama, prinsipnya kami larang. Khusus negeri (sekolah, red) sudah tidak melaksanakan (wisuda, studi wisata,red),” pungkasnya.

Penulis : Ifan

Editor : EM

Berita Terkait

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur
Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian
Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa
Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti
Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di SDN Kolor 2
Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Warga Camplong Laporkan Hasanah ke Polres Sampang, Libas88 Desak Penanganan Secara Profesional
Curanmor Gagal Beraksi, Dua Warga Sukajeruk Dibekuk Unit Reskrim Polsek Masalembu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:26

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49

Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:25

Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa

Senin, 27 Juli 2026 - 20:00

Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13

Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen

Berita Terbaru