Diduga Sering Sajikan Menu MBG Berulat, Guru Sebut Tutup Saja SPPG Pakamban Laok 2

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 11:41

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menu MBG Sajian SPPG Pakamban Laok 2 hari ini

Menu MBG Sajian SPPG Pakamban Laok 2 hari ini

SUMENEP, Suara Madura News – Polemik terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat. Kali ini, sorotan tertuju pada SPPG Pakamban Laok 2 yang diduga kerap menyajikan menu tidak layak konsumsi, bahkan disebut-sebut ditemukan berulat.

Setelah sebelumnya menu makanan menuai kritik karena diduga banyak masalah, kini kembali muncul temuan yang lebih mengkhawatirkan.

Pengelolaan dapur MBG yang berada di bawah naungan Yayasan Bumi Asfan Abadi dinilai semakin menunjukkan lemahnya pengawasan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu guru di wilayah Pragaan, berinisial S, mengungkap adanya dugaan temuan ulat dalam sayur kacang panjang yang disajikan kepada siswa pada Rabu, 15 April 2026.

Tak hanya itu, guru juga menyebut adanya helai rambut yang ditemukan pada nasi.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Sahkan Perubahan KUA-PPAS 2026, Jadi Dasar Penyusunan Perubahan APBD

“Hari ini, kami menemukan ada ulat di sayur kacang panjang. Bahkan, ada juga rambut di nasi. Ini jelas sangat mengganggu dan tidak layak untuk dikonsumsi anak-anak,” ujar S kepada media, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, kondisi ini bukan pertama kali terjadi. Ia menilai, permasalahan kualitas makanan di SPPG Pakamban Laok 2 justru semakin memburuk dari waktu ke waktu.

“SPPG ini kerap bermasalah, dan sekarang ada ulat lagi. Ini menunjukkan tidak ada perbaikan sama sekali,” tegasnya.

S juga menyoroti langkah penghentian sementara (suspend) yang sebelumnya sempat dilakukan, namun dinilai tidak memberikan efek jera terhadap pengelola.

“Harusnya dengan adanya suspend itu jadi evaluasi besar. Tapi faktanya tidak. Pengawasan tetap lemah. Ini seperti tidak ada kontrol sama sekali,” tambahnya.

Baca Juga :  Job Fair 2026 Jadi Harapan Baru, Pemkab Sumenep Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Ia bahkan menyebut kondisi ini sebagai indikator kegagalan dalam pelaksanaan program MBG di lembaga tersebut.

“Kalau makanan tak layak seperti ini terus terjadi, ini jelas gagal dalam memenuhi gizi anak. Programnya bagus, tapi pelaksanaannya amburadul. Kok bisa sampai ada ulat?,” tandasnya.

Lebih jauh, S mendesak Satgas MBG Kabupaten Sumenep untuk turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional SPPG Pakamban Laok 2.

“Kami minta Satgas Kabupaten Sumenep segera evaluasi total. Kalau memang tidak mampu memperbaiki, lebih baik diajukan ke BGN untuk ditutup kembali. Jangan sampai anak-anak terus jadi korban,” pungkasnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan media kepada Kepala SPPG Pakamban Laok 2 tidak pernah direspons hingga berita ini diterbitkan.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026
Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3
Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar
Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspada
Kuasa Hukum Apresiasi Polresta Sumenep, Terlapor Kasus Dugaan Pencabulan Diamankan
Semarak Hari Santri 2026, Festival Banjari Piala DRT The Big Family Gaungkan Syiar Islam di Sumenep
Proyek Rehabilitasi SDN Taman 1 Sampang Senilai Rp398 Juta Disorot, Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan
Adira Finance Gugat Nasabah di PA Sumenep, Tergugat Ajukan Perdamaian Lewat Pelunasan Penuh

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:39

Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep Raih Medali HKIMO Heat Round 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:30

Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi SDN Pangarangan 3

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37

Tiktoker Rowie Sampang Siap Hibur Masyarakat Lewat Live Karaoke, Ajak Warga Madura Dukung Ari di DA8 Indosiar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:46

Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Bakar Lahan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspada

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:56

Kuasa Hukum Apresiasi Polresta Sumenep, Terlapor Kasus Dugaan Pencabulan Diamankan

Berita Terbaru