SUMENEP, Suara Madura News – Sebanyak 8 ton gabah petani di Desa Slopeng, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, berhasil diserap melalui program Serap Gabah (Sergab) yang bekerja sama dengan Bulog dari lahan seluas kurang lebih 2 hektar, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga gabah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Program Sergab merupakan langkah strategis pemerintah dalam mendukung swasembada pangan. Melalui pembelian gabah langsung dari petani, Bulog berperan menjaga kestabilan harga di tingkat petani sekaligus memastikan ketersediaan cadangan beras nasional tetap aman. Kebijakan ini memberikan kepastian pasar dan harga yang lebih terjamin sehingga mampu mendorong petani meningkatkan produktivitas serta menjaga keberlanjutan sektor pertanian.
Kegiatan berlangsung lancar dengan melibatkan petani setempat, penyuluh pertanian, dan pihak Bulog. Proses penyerapan dilakukan langsung di lokasi panen guna memastikan kualitas gabah sesuai standar serta mempermudah petani dalam menjual hasil panennya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Dasuk, Irawan Budiantoro, mengatakan bahwa manfaat program Sergab sangat dirasakan para petani, terutama saat musim panen raya ketika harga gabah cenderung berfluktuasi.
“Pada kegiatan Sergab kali ini, Bulog berhasil menyerap sekitar 8 ton gabah dari luas lahan kurang lebih 2 hektar milik petani di Desa Slopeng. Ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian pasar bagi petani,” ujar Irawan, Kamis (12/2/2026).
Ia menambahkan, keberadaan Sergab tidak hanya menjaga stabilitas harga, tetapi juga meningkatkan semangat petani dalam mengelola lahan secara maksimal. Dengan adanya kepastian pembelian, petani tidak lagi khawatir kesulitan menjual hasil panen mereka.
Selain penyerapan gabah, kegiatan ini juga menjadi momentum pendampingan bagi petani untuk meningkatkan kualitas produksi. Penyuluh pertanian memberikan arahan terkait teknik budidaya, waktu panen yang tepat, hingga penanganan pascapanen agar mutu gabah tetap terjaga.
Menurut Irawan, sinergi antara petani, penyuluh, dan Bulog menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan Sergab di wilayah Dasuk. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak kelompok tani di Kabupaten Sumenep.
Para petani Desa Slopeng menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai mampu memberikan rasa aman dalam menjual hasil panen sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan. Ke depan, BPP Kecamatan Dasuk akan terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian serta memperkuat koordinasi dengan Bulog agar penyerapan gabah semakin optimal. Dengan langkah tersebut, diharapkan ketahanan pangan daerah semakin kuat dan kesejahteraan petani terus meningkat.
Penulis : ZR
Editor : EM









