PR Makayasa Hadir dan Perkuat Produksi dan Siapkan Ribuan Tenaga Kerja Baru

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Suara Madura News – Peningkatan signifikan permintaan pasar terhadap produk Rokok Makayasa mendorong perusahaan tersebut mempercepat ekspansi produksi sekaligus menyiapkan rekrutmen tenaga kerja dalam skala besar.

Informasi itu disampaikan pendiri Makayasa, H. Supriyadi, dalam kegiatan halalbihalal bersama insan media di Ayoka Cafe, Sumenep, Rabu (8/4/2026).

Pria yang akrab disapa Haji Adi itu menjelaskan, tren kenaikan permintaan terjadi secara konsisten dalam beberapa bulan terakhir, seiring meluasnya jangkauan pasar perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam beberapa bulan terakhir, kami mencatat adanya peningkatan permintaan yang cukup signifikan dan berlangsung secara konsisten. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar merespons positif produk kami, namun di sisi lain juga menuntut kesiapan perusahaan dalam menjaga kesinambungan produksi,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan tersebut tidak hanya menjadi peluang bisnis, tetapi juga tantangan dalam menjaga stabilitas produksi dan distribusi agar tetap berjalan optimal.

“Ketika permintaan meningkat, tantangan utama kami adalah memastikan kapasitas produksi mampu mengimbanginya tanpa mengurangi kualitas. Karena itu, langkah percepatan ekspansi menjadi sesuatu yang tidak bisa ditunda,” katanya.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Makayasa memperluas pemasaran ke wilayah Tapal Kuda, meliputi Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, dan Jember. Ia menyebut, perkembangan di kawasan tersebut menunjukkan hasil yang melampaui target awal perusahaan.

“Ekspansi ke wilayah Tapal Kuda menunjukkan progres yang sangat positif. Bahkan, dalam beberapa aspek, capaian di lapangan melampaui proyeksi awal yang telah kami susun,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pengelolaan Sampah dan IPAL di 4 SPPG Diketahui Tak Sesuai Juknis Setelah Satgas MBG Sumenep Gelar Sidak

Saat ini, proses ekspansi disebut telah memasuki tahap akhir dan tinggal menunggu penyelesaian teknis sebelum beroperasi penuh di seluruh wilayah target.

“Secara umum, tahapan ekspansi sudah hampir selesai. Saat ini kami hanya fokus pada penyempurnaan teknis agar operasional di wilayah baru dapat berjalan maksimal sejak awal,” jelasnya.

Untuk mendukung peningkatan kapasitas tersebut, Makayasa menargetkan penambahan sekitar 6.000 tenaga kerja profesional. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga keberlanjutan produksi di tengah lonjakan permintaan.

“Kebutuhan tenaga kerja menjadi sangat penting dalam fase ini. Kami menargetkan rekrutmen sekitar 6.000 tenaga profesional agar proses produksi dan distribusi dapat berjalan stabil, efektif, dan sesuai standar yang telah kami tetapkan,” tegasnya.

Selain itu, perusahaan juga tengah menyiapkan operasional pabrik baru di Kecamatan Lenteng. Fasilitas tersebut kini berada pada tahap akhir penyelesaian dan diproyeksikan mulai beroperasi dalam waktu dekat.

“Pembangunan pabrik di Lenteng saat ini sudah memasuki tahap finalisasi. Jika tidak ada kendala, kami perkirakan dalam satu hingga dua bulan ke depan sudah bisa mulai beroperasi dan langsung mendukung peningkatan kapasitas produksi,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Haji Adi juga menekankan pentingnya peran media dalam mendukung proses penyebaran informasi, khususnya terkait kebutuhan tenaga kerja.

Baca Juga :  Menu MBG Realisasi SPPG Lebeng Timur Kembali Viral di Sosial Media

“Kami memandang media sebagai mitra strategis. Dalam proses rekrutmen nanti, kami berharap dukungan media untuk membantu menyampaikan informasi secara luas, sehingga masyarakat yang memiliki kompetensi dapat mengakses peluang tersebut dengan lebih cepat dan tepat,” ujarnya.

Di sisi lain, Makayasa juga menyiapkan sejumlah program sosial sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat. Program tersebut mencakup bantuan rutin bagi fakir miskin dan anak yatim, serta pembangunan lembaga pendidikan dan pesantren.

“Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan perusahaan berjalan seiring dengan kontribusi sosial. Program bantuan kepada fakir miskin dan anak yatim, serta pembangunan fasilitas pendidikan, menjadi bagian dari komitmen kami untuk memberikan manfaat yang lebih luas,” jelasnya.

Ia menambahkan, dinamika industri rokok yang kompetitif menuntut adanya kolaborasi yang sehat antara pelaku usaha, media, dan masyarakat.

“Industri ini memiliki tantangan yang kompleks, sehingga dibutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Kami percaya, dengan kolaborasi yang baik, pertumbuhan perusahaan tidak hanya berdampak secara ekonomi, tetapi juga sosial,” katanya.

Menutup pernyataannya, ia berharap langkah ekspansi yang dilakukan Makayasa dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

“Kami ingin tumbuh bersama masyarakat. Harapannya, setiap langkah yang kami lakukan tidak hanya memperkuat perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Dianggap Penyelamat Harga Tembakau Madura, Tiktoker Asal Sumenep Lakukan Gerakan Moral Untuk Haji Her
SPPG Lenteng Timur 3 Terkesan Abaikan Aturan BGN, Publik Pertanyakan Fungsi SPPI Korwil Sumenep
Tak Digubris, Kepala Sekolah Didampingi Ketua IWO Sumenep Adukan SPPG Batang-Batang Daya Ke Satgas MBG
Polantas Menyapa Masyarakat, Satlantas Polres Sumenep Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas
Samsat Sumenep Terus Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
Suspend Tidak Membuat Efek Jera, SPPG Pakamban Laok 2 Kembali Sajikan Menu MBG Tak Layak Konsumsi
Minimnya Pengawasan, SPPG Batang-Batang Daya Sajikan Menu MBG Ayam Busuk dan Ditolak Siswa
Dinyatakan Palsu, Nasabah Gadai Emas Rugi Ratusan Juta, BMT-UGT Nusantara Resmi Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 22:28 WIB

Dianggap Penyelamat Harga Tembakau Madura, Tiktoker Asal Sumenep Lakukan Gerakan Moral Untuk Haji Her

Jumat, 10 April 2026 - 19:25 WIB

SPPG Lenteng Timur 3 Terkesan Abaikan Aturan BGN, Publik Pertanyakan Fungsi SPPI Korwil Sumenep

Jumat, 10 April 2026 - 10:42 WIB

Tak Digubris, Kepala Sekolah Didampingi Ketua IWO Sumenep Adukan SPPG Batang-Batang Daya Ke Satgas MBG

Jumat, 10 April 2026 - 10:16 WIB

Polantas Menyapa Masyarakat, Satlantas Polres Sumenep Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas

Kamis, 9 April 2026 - 13:24 WIB

Suspend Tidak Membuat Efek Jera, SPPG Pakamban Laok 2 Kembali Sajikan Menu MBG Tak Layak Konsumsi

Berita Terbaru