SUMENEP, Suara Madura News — Sebuah video keluhan warga Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, mendadak viral di media sosial setelah seorang warga mengungkap dugaan pencemaran limbah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Saronggi.
Dalam video berdurasi 00.41 detik yang beredar luas, seorang warga memperlihatkan aliran air berwarna keruh dan berbau menyengat yang mengalir ke parit dekat rumahnya. Ia menduga limbah tersebut berasal dari aktivitas dapur SPPG setempat.
“Air bau menyengat mandek didepan rumah, Klo besok tidak ada tindakan dari SPPG maka akan kami tutup saluran air ini,” ungkapnya dalam percakapan video tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, limbah sisa makanan dan air cucian peralatan dapur diduga langsung dialirkan ke saluran umum tanpa melalui pengelolaan yang layak. Hal ini membuat warga sekitar resah karena khawatir berdampak pada kesehatan dan lingkungan.
Beberapa warga berharap pemerintah Desa dan Dinas terkait segera turun tangan melakukan pengecekan, agar pengelolaan limbah SPPG segera diperbaiki.
“Program gizi ini bagus untuk anak-anak, tapi jangan sampai justru merusak lingkungan warga,” tegasnya.
Video keluhan warga tersebut telah ditonton ribuan kali dan mendapat beragam komentar dari netizen yang meminta transparansi serta tindakan cepat dari pihak terkait.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG belum memberikan keterangan resmi terkait alasan keengganan kepala SPPG untuk berbicara kepada Media.
Penulis : ZR
Editor : EM









