SAMPANG, SuaraMaduraNews – Pembangunan proyek rabat beton di Desa Meteng, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah retakan dan bagian permukaan beton yang pecah, meski jalan tersebut terbilang masih baru.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai kualitas pekerjaan dan transparansi penggunaan anggaran. Terlebih, di lokasi proyek tidak ditemukan papan informasi yang memuat keterangan kegiatan maupun besaran anggaran, sehingga masyarakat kesulitan mengetahui sumber dana dan nilai proyek tersebut.
Berdasarkan pantauan Suara Madura News di lapangan, retakan terlihat di beberapa titik badan jalan. Sebagian retakan tampak memanjang dan bercabang pada permukaan beton.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Kerusakan dini tersebut memicu kekhawatiran warga terhadap daya tahan infrastruktur yang dibangun menggunakan anggaran desa. Masyarakat berharap pembangunan fasilitas umum dikerjakan sesuai spesifikasi teknis agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Jalannya masih baru, tetapi sudah terlihat retak seperti ini. Harapannya, kalau dibangun menggunakan uang desa, kualitasnya harus bagus dan bisa bertahan lama. Jangan sampai baru sebentar sudah rusak lagi,” ujar seorang warga yang enggan membeberkan namanya.
Warga tersebut menegaskan, pembangunan jalan desa semestinya mendukung kelancaran aktivitas masyarakat sekaligus menunjang pertumbuhan ekonomi desa. Karena itu, kualitas pekerjaan dan penggunaan anggaran perlu mendapat perhatian serius.
“Pembangunan fasilitas umum, apalagi jalan yang digunakan masyarakat setiap hari, jangan sampai dikerjakan asal-asalan. Kami berharap hasilnya benar-benar bermanfaat bagi warga,” tambahnya.
Meski demikian, munculnya retakan pada beton tidak serta-merta membuktikan adanya kesalahan pekerjaan ataupun tindak pidana korupsi. Penyebab kerusakan perlu dipastikan melalui pemeriksaan teknis oleh pihak yang berkompeten.
Sejumlah faktor dapat memengaruhi kondisi beton, mulai dari kesiapan dan pemadatan tanah dasar, mutu material, proses pengecoran, ketebalan beton, sambungan, hingga perawatan setelah pengecoran.
Oleh sebab itu, pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk mengetahui apakah pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, tidak adanya papan informasi proyek di lokasi turut menimbulkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi kepada masyarakat. Informasi tentang sumber pendanaan, nilai anggaran, volume pekerjaan, pelaksana kegiatan, serta waktu pelaksanaan penting diketahui sebagai bagian dari pengawasan publik.
Sorotan semakin menguat ketika Penjabat (PJ) Kepala Desa Meteng, Sahid, dikonfirmasi mengenai anggaran pembangunan rabat beton tersebut.
Dalam keterangannya, Sahid mengakui belum mengetahui secara pasti besaran anggaran yang digunakan untuk pembangunan jalan itu.
“Iya, Dana Desa. Untuk anggarannya saya akan tanyakan dulu,” ujar Sahid saat dikonfirmasi.
Pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana informasi kegiatan pembangunan dan pengelolaan Dana Desa diketahui oleh pejabat yang saat ini memimpin pemerintahan desa.
Setelah memberikan jawaban tersebut, Sahid belum menyampaikan penjelasan lanjutan terkait nilai anggaran, pelaksana pekerjaan, spesifikasi teknis, maupun penyebab keretakan beton.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari Pemerintah Desa Meteng mengenai rincian anggaran maupun kondisi fisik proyek tersebut.
Untuk memastikan persoalan ini secara objektif, diperlukan klarifikasi dari pemerintah desa serta pemeriksaan oleh instansi berwenang, termasuk penelaahan dokumen anggaran dan pengecekan kesesuaian hasil pekerjaan dengan spesifikasi yang ditetapkan.
Apabila nantinya ditemukan indikasi penyimpangan, temuan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui mekanisme pemeriksaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Media ini tetap membuka ruang bagi PJ Kepala Desa Meteng, pelaksana kegiatan, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan dan hak jawab guna melengkapi pemberitaan secara berimbang.
Penulis : Far
Editor : ZR










