Pembangunan Pustu Desa Gersempal Belum Genap Satu Tahun Dinding Sudah Alami Keretakan

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:07

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Suara Madura News – Kondisi bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Gersempal, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, bangunan yang belum genap satu tahun selesai dikerjakan itu dilaporkan mengalami keretakan pada sejumlah bagian dinding.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek pembangunan Pustu tersebut dikerjakan oleh CV Putra Amin dengan nilai anggaran sebesar Rp790.778.000. Namun, meski belum lama selesai dibangun, sejumlah titik pada dinding bangunan terlihat mengalami retak, sehingga memunculkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan proyek tersebut.

Warga menilai, dengan anggaran yang cukup besar, pembangunan fasilitas kesehatan seharusnya mengutamakan mutu konstruksi agar dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dalam jangka panjang.

Menanggapi temuan tersebut, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Sampang, Nurul Syarifah, mengaku akan segera melakukan tindak lanjut.

“Sudah 10 bulan ditempati. Terima kasih atas informasinya, Bapak. Akan segera saya tindak lanjuti ke Puskesmas Omben,” ujar Nurul Syarifah saat dikonfirmasi.

Namun, dalam keterangannya lebih lanjut, Nurul juga menyampaikan harapan agar pihak puskesmas segera menindaklanjuti dan petugas Pustu segera menempati bangunan tersebut.

“Diharapkan puskesmas segera menindaklanjuti dengan petugas Pustu segera menempati Pustu tersebut agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah dapat terpenuhi melalui pendekatan akses layanan kesehatan,” tambahnya.

Baca Juga :  Jumat Berkah, Satlantas Polresta Sumenep Sambangi Komunitas Ojol, Ingatkan Pentingnya Tertib Berlalu Lintas

Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan karena terdapat perbedaan informasi. Pada awalnya disebutkan bahwa bangunan telah ditempati selama 10 bulan, namun pada keterangan berikutnya disampaikan agar Pustu segera ditempati.

Perbedaan penjelasan tersebut menimbulkan dugaan bahwa bangunan kemungkinan belum digunakan secara optimal meskipun telah selesai dibangun. Sementara itu, masyarakat berharap Dinkes KB Kabupaten Sampang segera melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik bangunan untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek terkait penyebab munculnya keretakan pada bangunan Pustu tersebut.

Penulis : Far

Editor : ZR

Berita Terkait

Proyek Rabat Beton Desa Meteng Disorot, PJ Kades Akui Belum Tahu Anggaran Dana Desa
Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak
Simpan Sabu dan Bong, Warga Manding Diciduk Satresnarkoba Polresta Sumenep
Tidak Transparan, Revitalisasi SDI Al Hikmah Tlambah Disorot, Dugaan Penyimpangan Mengemuka
Pemkab Sumenep Dorong Kemandirian Ekonomi Santri Lewat Program Wirausaha Santri 2026
Forum LLAJ Satlantas Polresta Sumenep Bahas Balap Liar hingga Rekayasa Lalu Lintas di Kota Sumenep
DPO Tiga Bulan, Keberadaan Guru ASN Sumenep Masih Tanda Tanya Besar
Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:56

Proyek Rabat Beton Desa Meteng Disorot, PJ Kades Akui Belum Tahu Anggaran Dana Desa

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41

Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Polresta Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:12

Simpan Sabu dan Bong, Warga Manding Diciduk Satresnarkoba Polresta Sumenep

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:53

Tidak Transparan, Revitalisasi SDI Al Hikmah Tlambah Disorot, Dugaan Penyimpangan Mengemuka

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:41

Pemkab Sumenep Dorong Kemandirian Ekonomi Santri Lewat Program Wirausaha Santri 2026

Berita Terbaru