SUMENEP, Suara Madura News – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep menggelar kegiatan bertajuk “Warkop Ojol” sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memberikan edukasi tertib berlalu lintas kepada para pengemudi ojek online (ojol), Rabu (18/2/2026).
Kegiatan yang dikemas santai layaknya ngobrol di warung kopi ini berlangsung di Taman Bunga Kota Sumenep. Puluhan pengemudi ojol tampak antusias mengikuti dialog interaktif bersama jajaran Satlantas.
Kasat Lantas Polres Sumenep, Beny Kuncoro menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pendekatan humanis kepada masyarakat, khususnya para pengemudi ojol yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui Warkop Ojol ini, kami ingin membangun komunikasi dua arah. Kami mendengar langsung keluhan dan masukan dari rekan-rekan ojol, sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, petugas juga memberikan imbauan terkait penggunaan helm berstandar SNI, kelengkapan surat kendaraan, serta pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Selain itu, para pengemudi diingatkan untuk tidak menggunakan ponsel saat berkendara demi menghindari potensi kecelakaan.
Tak hanya sosialisasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi ringan seputar kondisi lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan di wilayah Sumenep. Para pengemudi ojol menyampaikan beberapa aspirasi, termasuk harapan adanya penambahan rambu dan penertiban parkir liar.
Satlantas berharap melalui kegiatan ini, sinergi antara kepolisian dan komunitas ojol semakin kuat, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kabupaten Sumenep.
“Kami ingin kehadiran polisi dirasakan sebagai sahabat masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, kami yakin kesadaran tertib berlalu lintas akan semakin meningkat,” pungkasnya.
Penulis : ZR
Editor : EM









