Tagline ‘Bismillah Melayani’, Banjir Tak Kunjung Teratasi, Warga Pertanyakan Komitmen Bupati

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Suara Madura News – Tagline ‘Bismillah Melayani’ yang kerap digaungkan dalam berbagai momentum pemerintahan di Sumenep kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, persoalan banjir yang berulang di sejumlah titik kota dinilai belum juga menemukan solusi konkret.

Sejumlah warga mengeluhkan genangan air yang kerap muncul saat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Beberapa kawasan permukiman dan ruas jalan protokol dilaporkan tergenang, mengganggu aktivitas masyarakat serta arus lalu lintas.

“Setiap hujan deras, air pasti naik. Kami berharap ada langkah nyata, bukan sekadar slogan,” ujar salah satu warga yang saat itu melintas dijalan tergenang air.

Tagline ‘Bismillah Melayani’ sebelumnya digaungkan sebagai semangat pelayanan publik yang lebih baik. Namun, sebagian masyarakat menilai implementasinya belum sepenuhnya dirasakan, khususnya dalam penanganan infrastruktur drainase dan normalisasi saluran air.

Salah satu mahasiswa di Sumenep, Moh Afandi menyebut persoalan banjir bukan hanya soal curah hujan, tetapi juga berkaitan dengan tata kelola drainase, sedimentasi saluran, serta minimnya perawatan rutin. Ia mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dan memprioritaskan pembenahan infrastruktur dasar, Selasa (03/3/2026).

Baca Juga :  Tingkatkan Pengawasan, Wakapolres Sumenep Lakukan Pengecekan Senpi Anggota

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait langkah konkret yang akan diambil untuk mengatasi banjir yang terus berulang.

Warga berharap tagline ‘Bismillah Melayani’ tidak sekadar menjadi simbol, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kebijakan dan tindakan nyata demi kenyamanan serta keselamatan masyarakat.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Tak Boleh Ada Tekanan! Ketua IWO Sumenep Kecam Dugaan Intimidasi Terhadap Guru dalam Program MBG
Pasca Disuspend BGN, SPPG Lenteng Timur 3 Antar MBG Saat Siswa Sudah Pulang
Tujuh Fraksi Laporkan Hasil Reses II 2026 di Rapat Paripurna DPRD Sumenep
Ramai di Medsos 1 April 2026, Isu Kenaikan BBM Beredar, Pertamina: Belum Ada Pengumuman Secara Resmi
Polantas Menyapa: Satlantas Polres Sumenep Edukasi Masyarakat Pentingnya Tertib Berlalu Lintas
Pantai Slopeng Kembali Dapat Keluhan Dari Pengunjung, Sampah Berserakan, Tiket Mahal
Bupati Sumenep Terbitkan SE Nomor 17 Tahun 2026, Terapkan “Jum’at Tanpa BBM”
Keluar Aroma Gas Mirip Belerang, Sumur Bor di Peragaan Sumenep Dihentikan

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 06:28 WIB

Tak Boleh Ada Tekanan! Ketua IWO Sumenep Kecam Dugaan Intimidasi Terhadap Guru dalam Program MBG

Rabu, 1 April 2026 - 06:16 WIB

Pasca Disuspend BGN, SPPG Lenteng Timur 3 Antar MBG Saat Siswa Sudah Pulang

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:00 WIB

Tujuh Fraksi Laporkan Hasil Reses II 2026 di Rapat Paripurna DPRD Sumenep

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ramai di Medsos 1 April 2026, Isu Kenaikan BBM Beredar, Pertamina: Belum Ada Pengumuman Secara Resmi

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:01 WIB

Polantas Menyapa: Satlantas Polres Sumenep Edukasi Masyarakat Pentingnya Tertib Berlalu Lintas

Berita Terbaru