Lemahnya Pengawasan, SPPG Pakamban Laok 2 Mengganti Roti Berjamur

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Suara Madura News – Polemik dugaan roti berjamur dalam paket Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menyeret nama SPPG Pakamban Laok 2, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang dikelola Yayasan Bumi Asfan Abadi.

Meski pihak penyelenggara disebut telah mengganti roti yang bermasalah, langkah tersebut dinilai belum menyentuh akar persoalan, yakni lemahnya pengawasan makanan sebelum dibagikan kepada siswa.

Guru di Pragaan berinisial HN menegaskan, pergantian roti tidak serta-merta menyelesaikan masalah, apalagi jika menyangkut keselamatan dan kesehatan peserta didik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah ada temuan roti berjamur dalam paket MBG, lalu pihak SPPG Pakamban Laok 2 mengganti rotinya. Ini bukan soal mengganti lalu persoalan selesai, tapi bagaimana keamanan makanan bila hal ini terjadi akan menjadi racun bagi siswa-siswi,” katanya, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, insiden tersebut seharusnya menjadi alarm keras bagi pengelola agar memperketat pengawasan kualitas makanan sebelum didistribusikan. Ia pun menyebut persoalan serupa bukan kali pertama terjadi.

Baca Juga :  Minimnya Rambu Perbaikan Jembatan di Depan SPBU Pakandangan Bluto Dikeluhkan, Banyak Pengendara Jadi Korban

“Setelah diganti jangan menganggap masalah ini selesai. Ini bukan sekian kalinya SPPG Pakamban Laok 2 bermasalah, rasanya mereka masih lalai dalam mengawasi makanan yang layak dikonsumsi siswa. Jangan asal memberi saja cek sebelum dibagikan,” ujarnya.

Ia bahkan menilai lemahnya kontrol internal menunjukkan kegagalan dalam menjalankan amanah program pemerintah.

“Lemahnya pengawasan ini menjadi tanda bahwa SPPG Pakamban Laok 2 gagal dalam menjalankan program mulia Bapak Presiden,” tegasnya.

HN mendesak agar pihak koordinator, baik di tingkat wilayah maupun pusat, turun tangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

“Saya harap pihak koordinator wilayah bahkan pusat harus turun dan sikapi dengan benar atas kejadian yang semacam ini. Ini kalau dibiarkan akan mengancam kesehatan anak bangsa,” tandasnya.

Baca Juga :  SPPG Talang Saronggi Jadi Sorotan Wali Murid Setelah Sajikan Menu MBG Bau Basi

Ia juga mempertanyakan alasan operasional SPPG yang dinilai kerap bermasalah namun tetap berjalan.

“SPPG Pakamban Laok 2 sudah banyak bermasalah, kenapa tetap beroperasi. Seharusnya dievaluasi secara menyeluruh,” tambahnya.

Kekhawatiran serupa disampaikan orang tua siswa berinisial EV. Ia mengaku masih cemas terhadap keamanan menu MBG meskipun roti yang diduga berjamur telah diganti.

“Meski sudah diganti tapi tidak menjamin keselamatan anak saya ke depan jika mengonsumsi MBG yang berjamur, saya masih khawatir dengan menu MBG ini. Untung kemarin saya cek, kalau tidak dicek pasti anak kami makan roti berjamur,” tandasnya.

Kasus ini kembali memantik sorotan terhadap standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG di tingkat satuan pelayanan.

Hingga berita ini diterbitkan, SPPG Pakamban Laok 2 yang dikelola Yayasan Bumi Asfan Abadi, belum memberikan tanggapan meski dihubungi media ini.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Sumenep Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
Perbaikan Jembatan di Depan SPBU Pakandangan Bluto Makan Korban, Lima Pengendara Dilaporkan Terjatuh
Video Syur di Omben, Polres Sampang Pastikan Berjalan Sesuai Prosedur
Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan, Inspektorat Sumenep Janji Usut Tuntas
Minimnya Rambu Perbaikan Jembatan di Depan SPBU Pakandangan Bluto Dikeluhkan, Banyak Pengendara Jadi Korban
Momentum Harpitnas, Wabup Sumenep: Generasi Muda Harapan Masa Depan Bangsa
Satlantas Polres Sumenep Gelar Binluh Masyarakat di Pragaan, Tekan Pelanggaran dan Laka Lantas
ACCESS Kantongi Data Status Gizi Anak Dan Segera Identifikasi Keberhasilan MBG

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:45 WIB

Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Sumenep Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:05 WIB

Perbaikan Jembatan di Depan SPBU Pakandangan Bluto Makan Korban, Lima Pengendara Dilaporkan Terjatuh

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:31 WIB

Video Syur di Omben, Polres Sampang Pastikan Berjalan Sesuai Prosedur

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:20 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan, Inspektorat Sumenep Janji Usut Tuntas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:25 WIB

Minimnya Rambu Perbaikan Jembatan di Depan SPBU Pakandangan Bluto Dikeluhkan, Banyak Pengendara Jadi Korban

Berita Terbaru