MBG SPPG Al Azhar Prenduan Dikecam, Ketua Yayasan Madrasah Pertanyakan Pengawasan

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:08

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto menu MBG Al Azhar dokumentasi ketua yayasan madrasah

Foto menu MBG Al Azhar dokumentasi ketua yayasan madrasah

SUMENEP, Suara Madura News – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Al Azhar Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menuai protes keras.

Salah satu Ketua Yayasan Madrasah di Desa Prenduan mengaku kecewa terhadap kualitas dan kelayakan menu yang diterima siswa selama tiga hari terakhir.

Ia menilai menu yang dibagikan jauh dari standar gizi seimbang dan terkesan tidak disiapkan secara serius.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini yang dikatakan MBG, ini layak gak diberikan kepada anak didik kami? Ini MBG selama tiga hari, anak-anak kami dapat menu yang tidak jelas itu,” tegasnya saat dimintai keterangan media ini, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga :  SPPG Talang Saronggi Jadi Sorotan Wali Murid Setelah Sajikan Menu MBG Bau Basi

Berdasarkan dokumentasi yang diterima media ini, dalam satu kantong plastik hanya terdapat satu buah pisang, empat butir telur, empat biji kurma, serta satu roti.

Ia menilai menu tersebut tidak mencerminkan semangat program pemenuhan gizi yang digaungkan pemerintah pusat.

Padahal, MBG disebut sebagai bagian dari agenda prioritas nasional untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Sungguh miris, kami hanya dapat menu seperti ini dan tidak sama dengan MBG yang lain. SPPG Yayasan Al Azhar ini rupanya tidak serius menjalankan program presiden, mana pengawasan ini?,” bebernya.

Bahkan, ia menduga persoalan ini bukan sekadar soal kandungan gizi. “Ini lagi bukan soal gizi, tapi soal untung!,” tambahnya.

Baca Juga :  Suspend Tidak Membuat Efek Jera, SPPG Pakamban Laok 2 Kembali Sajikan Menu MBG Tak Layak Konsumsi

Menurutnya, apabila program ini benar-benar ditujukan untuk menunjang tumbuh kembang serta konsentrasi belajar siswa, maka kualitas, variasi, dan kecukupan gizi harus menjadi prioritas utama.

Ia juga mempertanyakan mekanisme pengawasan dari pihak terkait, baik di tingkat daerah maupun pusat, agar distribusi program berjalan sesuai standar.

Dengan begitu, pihak yayasan berharap ada evaluasi menyeluruh agar program yang sejatinya mulia itu tidak berubah menjadi polemik dan mengecewakan para penerima manfaat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG Yayasan Al Azhar Prenduan belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur
Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian
Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa
Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti
Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di SDN Kolor 2
Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Warga Camplong Laporkan Hasanah ke Polres Sampang, Libas88 Desak Penanganan Secara Profesional
Curanmor Gagal Beraksi, Dua Warga Sukajeruk Dibekuk Unit Reskrim Polsek Masalembu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:26

Aksi Penganiayaan Berdarah di Guluk-Guluk Terungkap, Pelaku Gagal Kabur

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49

Kapolsek Bluto Siapkan Hadiah Rp2 Juta bagi Warga yang Bantu Tangkap Pelaku Pencurian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:25

Diduga Curi Lima Ekor Ayam, Dua Warga Pamolokan Sumenep Diamankan Polisi Usai Ditangkap Massa

Senin, 27 Juli 2026 - 20:00

Pelaku Bobol Toko di Bancamara Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13

Ketua PPR Sumenep Ajak Industri Rokok Serap Tembakau Lokal, Petani Diminta Fokus Jaga Mutu Panen

Berita Terbaru