Dari Tiga Nama Calon Sekda Sumenep, Agus Dwi Saputra Paling Kaya dalam LHKPN KPK

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi buatan Ia

Foto ilustrasi buatan Ia

SUMENEP, Suara Madura News – Dari tiga nama yang santer disebut sebagai calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, nama Agus Dwi Saputra tercatat sebagai yang memiliki total harta kekayaan paling tinggi berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari data LHKPN KPK itu diketahui bahwa Agus Dwi Saputra menjadi Calon Sekda Sumenep dengan harta kekayaan tertinggi, yakni mencapai Rp11.657.037.345 atau Rp11.6 miliar.

Kemudian, posisi kedua terkaya Calon Sekda Sumenep adalah Abd. Rahman Riadi. Ia tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp2.226.000.000 atau Rp2,2 miliar. Terakhir, adalah Chainur Rasyid dengan total kekayaan sebesar Rp1.331.794.663 atau Rp1,3 Miliar.

LHKPN sendiri merupakan instrumen transparansi yang wajib dilaporkan oleh para pejabat negara maupun pejabat daerah guna mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Melalui mekanisme ini, publik dapat mengetahui profil kekayaan pejabat secara terbuka.

Sementara itu, proses seleksi Sekda Sumenep masih berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi. Penetapan Sekda definitif nantinya akan melalui mekanisme evaluasi administrasi, rekam jejak, hingga uji kompetensi sebelum diputuskan oleh kepala daerah.

Baca Juga :  Satlantas Polres Sumenep Laksanakan Analisa Kecelakaan Lalu Lintas Untuk Tekan Angka Laka

Munculnya data LHKPN ini pun menjadi perhatian publik, mengingat posisi Sekda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai perbandingan nilai kekayaan tersebut.

Namun, keterbukaan informasi melalui LHKPN diharapkan dapat menjadi bagian dari komitmen transparansi dalam proses seleksi pejabat daerah.

 

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Tak Boleh Ada Tekanan! Ketua IWO Sumenep Kecam Dugaan Intimidasi Terhadap Guru dalam Program MBG
Pasca Disuspend BGN, SPPG Lenteng Timur 3 Antar MBG Saat Siswa Sudah Pulang
Tujuh Fraksi Laporkan Hasil Reses II 2026 di Rapat Paripurna DPRD Sumenep
Ramai di Medsos 1 April 2026, Isu Kenaikan BBM Beredar, Pertamina: Belum Ada Pengumuman Secara Resmi
Polantas Menyapa: Satlantas Polres Sumenep Edukasi Masyarakat Pentingnya Tertib Berlalu Lintas
Pantai Slopeng Kembali Dapat Keluhan Dari Pengunjung, Sampah Berserakan, Tiket Mahal
Bupati Sumenep Terbitkan SE Nomor 17 Tahun 2026, Terapkan “Jum’at Tanpa BBM”
Keluar Aroma Gas Mirip Belerang, Sumur Bor di Peragaan Sumenep Dihentikan

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 06:28 WIB

Tak Boleh Ada Tekanan! Ketua IWO Sumenep Kecam Dugaan Intimidasi Terhadap Guru dalam Program MBG

Rabu, 1 April 2026 - 06:16 WIB

Pasca Disuspend BGN, SPPG Lenteng Timur 3 Antar MBG Saat Siswa Sudah Pulang

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:00 WIB

Tujuh Fraksi Laporkan Hasil Reses II 2026 di Rapat Paripurna DPRD Sumenep

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ramai di Medsos 1 April 2026, Isu Kenaikan BBM Beredar, Pertamina: Belum Ada Pengumuman Secara Resmi

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:01 WIB

Polantas Menyapa: Satlantas Polres Sumenep Edukasi Masyarakat Pentingnya Tertib Berlalu Lintas

Berita Terbaru