JAKARTA, Suara Madura News – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis. Keputusan tersebut diumumkan usai pelaksanaan sidang isbat yang digelar di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, dan dihadiri berbagai unsur terkait.
Sidang isbat dipimpin langsung oleh Menteri Agama serta diikuti perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, ahli astronomi, dan instansi terkait.
Penetapan dilakukan setelah mendengarkan paparan posisi hilal secara hisab dan menerima laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia.
Dalam konferensi pers, Menteri Agama menyampaikan bahwa berdasarkan data hisab dan konfirmasi rukyat, hilal dinyatakan memenuhi kriteria yang telah disepakati. “Dengan demikian, 1 Ramadan 1447 Hijriah ditetapkan jatuh pada hari Kamis,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sidang tersebut juga dihadiri perwakilan Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, serta Majelis Ulama Indonesia. Pemerintah berharap keputusan ini dapat menjadi pedoman bersama bagi umat Islam di Indonesia dalam memulai ibadah puasa.
Kementerian Agama mengimbau masyarakat untuk menyambut Ramadan dengan penuh suka cita, memperbanyak ibadah, serta menjaga persatuan dan toleransi di tengah perbedaan yang mungkin ada dalam metode penetapan awal bulan Hijriah.
Dengan penetapan ini, umat Islam di seluruh Indonesia dijadwalkan mulai melaksanakan salat tarawih pada Rabu malam dan menjalankan ibadah puasa perdana pada Kamis pagi.
Penulis : ZR
Editor : EM









