Perseteruan Panas Antara Menteri Kelautan dan Perikanan VS Menteri Keuangan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi buatan Ia

Foto ilustrasi buatan Ia

JAKARTA, Suara Madura News– Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono terlibat perseteruan dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Perseteruan ini berawal dari pernyataan Purbaya terkait dana proyek pembelian kapal.

Dalam sebuah forum, Purbaya menanyakan apakah ada pengusaha yang sudah mendapat proyek pembangunan kapal dari KKP. Saat itu, para pengusaha serempak menjawab belum.

Mendengar jawaban itu, Purbaya kaget. Sebab, menurutnya, pihaknya telah mencairkan anggaran proyek tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kan aneh enggak masuk akal. Uangnya sudah saya keluarkan, ordernya enggak ada,” kata Purbaya.

Baca Juga :  Viral! Warga Saronggi Keluhkan Limbah SPPG Yang Diduga Cemari Lingkungan

Purbaya pun mempertanyakan apakah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) atau Kementerian Perindustrian kurang aktif sehingga belum ada pesanan kapal dari KKP.

“Kenapa KKP belum order ke sana, kan kita mendorong pertumbuhan ekonomi, uangnya sudah saya anggarin,” ujar Purbaya.

“Rugi saya Pak, utang-utang dialokasikan enggak dipakai,” lanjutnya.

Atas pernyataan itu, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono meradang. Lewat akun Instagram resminya, Trenggono menyentil keras Purbaya. Wahyu menyebut bahwa proyek tersebut berasal dari dana pinjaman luar negeri.

Baca Juga :  Hari Pers Nasional 2026, Dua Advokat Muda Ajak Pers Tetap Jadi Pilar Keadilan

“Yth Menteri Keuangan, supaya anda faham dan cerdas, bahwa dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK,” ujar Trenggono, dikutip Rabu (11/2/2026).

Trenggono pun meminta Purabaya untuk mengecek langsung ke anak buahnya apakah anggaran tersebut benar sudah dicairkan atau belum.

“Coba anda tanya dulu deh sama anak buah anda, bener gak itu uang kapal sudah dikucurkan?” tegasnya.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Kemenag RI Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada Sabtu, 21 Maret 2026
Tak Punya SLHS dan IPAL, Puluhan SPPG di Sumenep Kembali Disuspensi BGN
Badan Gizi Nasional Suspensi 10 SPPG di Sumenep, Ini Daftarnya
Setelah Disuspend, Wali Murid: SPPG Pakamban Laok 2 Tutup Permanen Saja
Dua Orang Luka dan Rumah Rusak Akibat Ledakan Mercon di Kecamatan Batu Putih Sumenep
Sidang Isbat Tetapkan Awal Puasa Jatuh Pada Tanggal 19 Hari Kamis
Perjuangan Pembentukan KEK Tembakau Madura Memasuki Fase Penting, Bupati Se-Madura Menandatangani Surat Bersama
Viral! Warga Saronggi Keluhkan Limbah SPPG Yang Diduga Cemari Lingkungan

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:13 WIB

Kemenag RI Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada Sabtu, 21 Maret 2026

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:37 WIB

Tak Punya SLHS dan IPAL, Puluhan SPPG di Sumenep Kembali Disuspensi BGN

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:13 WIB

Badan Gizi Nasional Suspensi 10 SPPG di Sumenep, Ini Daftarnya

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:20 WIB

Setelah Disuspend, Wali Murid: SPPG Pakamban Laok 2 Tutup Permanen Saja

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:00 WIB

Dua Orang Luka dan Rumah Rusak Akibat Ledakan Mercon di Kecamatan Batu Putih Sumenep

Berita Terbaru