Ditengah Keresahan Wali Murid dan Warga Sekitar Dapur, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi buatan Ia

Foto ilustrasi buatan Ia

SUMENEP, Suara Madura News- Keresahan wali murid dan warga di sekitar dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Saronggi kian memuncak. Pasalnya, berbagai keluhan terkait kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga dugaan dampak lingkungan dari aktivitas dapur kembali mencuat ke permukaan.

Sejumlah wali murid mengaku masih diliputi kekhawatiran terhadap kualitas makanan yang disalurkan kepada siswa. Mereka berharap ada perbaikan menyeluruh, baik dari sisi kebersihan, kualitas bahan makanan, maupun proses distribusi.

“Yang kami inginkan hanya makanan yang benar-benar layak dan aman dikonsumsi anak-anak. Jangan sampai kejadian sebelumnya terulang lagi,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya, Kamis (12/2/2026).

Tak hanya wali murid, warga yang tinggal di sekitar dapur SPPG Saronggi juga menyampaikan keluhan. Mereka mengaku terganggu dengan aroma tidak sedap yang diduga berasal dari aktivitas pengolahan dan limbah dapur.

“Kami berharap ada perhatian serius. Kalau memang ada pengelolaan limbah, harus jelas dan tidak mengganggu lingkungan,” kata salah satu warga sekitar.

Namun hingga berita ini diturunkan, Kepala SPPG Saronggi belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui pesan singkat dan panggilan telepon belum mendapat respons.

Baca Juga :  Tak Punya SLHS dan IPAL, Puluhan SPPG di Sumenep Kembali Disuspensi BGN

Sikap bungkam tersebut justru menambah tanda tanya di tengah masyarakat. Wali murid dan warga berharap pihak pengelola SPPG Saronggi segera memberikan klarifikasi terbuka sekaligus langkah konkret untuk menjawab berbagai keluhan yang berkembang.

Masyarakat juga meminta dinas terkait untuk turun tangan melakukan evaluasi, demi memastikan program MBG benar-benar berjalan sesuai standar keamanan pangan dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar.

Penulis : ZR

Editor : EM

Berita Terkait

Tak Boleh Ada Tekanan! Ketua IWO Sumenep Kecam Dugaan Intimidasi Terhadap Guru dalam Program MBG
Pasca Disuspend BGN, SPPG Lenteng Timur 3 Antar MBG Saat Siswa Sudah Pulang
Tujuh Fraksi Laporkan Hasil Reses II 2026 di Rapat Paripurna DPRD Sumenep
Ramai di Medsos 1 April 2026, Isu Kenaikan BBM Beredar, Pertamina: Belum Ada Pengumuman Secara Resmi
Polantas Menyapa: Satlantas Polres Sumenep Edukasi Masyarakat Pentingnya Tertib Berlalu Lintas
Pantai Slopeng Kembali Dapat Keluhan Dari Pengunjung, Sampah Berserakan, Tiket Mahal
Bupati Sumenep Terbitkan SE Nomor 17 Tahun 2026, Terapkan “Jum’at Tanpa BBM”
Keluar Aroma Gas Mirip Belerang, Sumur Bor di Peragaan Sumenep Dihentikan

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 06:28 WIB

Tak Boleh Ada Tekanan! Ketua IWO Sumenep Kecam Dugaan Intimidasi Terhadap Guru dalam Program MBG

Rabu, 1 April 2026 - 06:16 WIB

Pasca Disuspend BGN, SPPG Lenteng Timur 3 Antar MBG Saat Siswa Sudah Pulang

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:00 WIB

Tujuh Fraksi Laporkan Hasil Reses II 2026 di Rapat Paripurna DPRD Sumenep

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ramai di Medsos 1 April 2026, Isu Kenaikan BBM Beredar, Pertamina: Belum Ada Pengumuman Secara Resmi

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:01 WIB

Polantas Menyapa: Satlantas Polres Sumenep Edukasi Masyarakat Pentingnya Tertib Berlalu Lintas

Berita Terbaru